Hug me! (my lady)

Hug me! (my lady)

  • WpView
    Reads 1,742
  • WpVote
    Votes 260
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jun 11, 2018
ketika masalalu yang indah dan menyakitkan menjadi satu kenangan yang buruk mana yang akan kau pilih? melupakannya karna itu begitu menyakitkan atau hidup dengan kenangan buruk itu karna kau tak ingin melupakan seseorang yang berarti bagimu. inilah kisah mereka yang harus berjalan berlawanan arah karna jalan yang mereka pilih berbeda. akankah takdir menutun mereka untuk berada di jalan yang sama. Mengapa perasaan ini harus kumiliki, rasanya begitu menyiksaku ketika aku tak bisa melindunginya rasanya separuh ragaku mati. Dia yang kucinta tapi hanya dapat kupandang dari jauh. "Revalno aditya wijaya" aku tak tau apa yang sudah ku lupakan selama ini, tapi satu hal yang pasti bahwa kenangan itu memang seharusnya terhapus karna sudah cukup bagiku memiliki malaikat pelindung tanpa sayap yang selalu berada disampingku dia yang menarikku dari tempat gelap dan memberikan cahaya indahnya untuk melindungiku dan dia sahabatku. "Aira Riana Dimitri" "Baginya aku adalah malaikatnya tapi bagiku dia adalah peri kecilku yang mampu menyembuhkan lukaku, luka masalalu yang sampai sekarang masih selalu jadi mimpi buruk untukku." "Martino Devan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Mahligai Sunyi
  • AMBITION
  • The Kidnapper
  • A Romantic Story About Renjun || JaeRen
  • [1]C for B - (heaven on earth with you) CHANBAEK
  • BOOMERANG [CHANBAEK] ✔
  • Reason (✔)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines