Sulur 'Sebuah Diksi'

Sulur 'Sebuah Diksi'

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
WpInfo
Poetry
Just random scratches copyrigth©byatani Sulur, sebuah diksi Akarku ada dalam peluh pikirmu. Merambati jiwa kecil yang masih meragu. Atau pikirku yang kian tak tahu malu.
All Rights Reserved
#138
kelabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • You're Here, But Not For Me
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • Aksara Tak Bertuan
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • ANGKASA

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines