Aku pernah mengenalnya, sangat mengenalnya. Bahkan lebih dekat dari rintik hujan yang jatuh membasahi bumi. Seseorang yang sangat mudah mematahkan sayap harapan. Aku tak peduli, sekeras apapun untuk pergi, aku tetap disini seperti menunggu bus tanpa tujuan.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Benarkah kesempatan hanya datang 1 kali?
Apa jadinya bila orang yang masih saling mencintai sama-sama akan mencoba melupakan rasa sayangnya?
*maaf eps awal agak berantakan, lanjut aja oke :)