Saat semua pergi

Saat semua pergi

  • WpView
    Reads 694
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Oct 13, 2017
Saat penyesalan hadir diakhir waktu, saat semuanya telah pergi dan berlalu Menyisakan penyesalan yang tak pernah ku undang sebelumnya Saat kesepian melanda hati Disaat tak ada lagi kamu atau dia Kamu yang pergi membawa luka dan kecewa Dan dia yang pergi membawa kisah yang tak sempat terselesaikan, membawanya terbang ke nirvana Kosong.. Kini yang tersisa hanya halaman kosong Sendiri merutuki waktu yang engan ku putar kembali kepada masa dimana dia atau kamu ada Oh tuhan.. Aku menyerah, kuterima kekalahan Ku Ikhlaskan Engkau membawa dia pergi Ku biarkan dia merenda kisah baru Dan ku biarkan hati ini tetap kosong
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • My Junior My Love ✔️
  • TAK BERSAMBUT
  • Biduk Terbelah
  • Aerilyn
  • Aku Dan Bintang [COMPLETED]
  • Paper Hearts (SELESAI)

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines