DON'T KILL ME, MAMA!

DON'T KILL ME, MAMA!

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 20, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
15.53-Hancur. Apakah kalian pernah merasakan titik terendah dalam hidup kalian? Ya, bagaimana jika setiap saat dan setiap harinya adalah ladang neraka bagi kalian? Akira. Akira Chasia. Panggil saja aku Akira. Aku terlahir sebagai seorang gadis yang biasa. Maksudku, biasa menutupi kesedihan dengan wajah bahagia yang sendu ini. Hehe. Kehidupanku di rumah dan disekolah amatlah sangat berbeda, maybe 450° derajat atau bahkan lebih? ntahlah, yang jelas aku sangat menginginkan kebebasan jadi milikku!
All Rights Reserved
#357
complicated
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangles Rater
  • Jollie's Joy
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • ARABELLA [Hiatus]
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Di Balik Nama Zella
  • Hi DIARA
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]

Dunia memang sangat tidak adil dan kejam. Kenapa kita harus di lahir kan di dunia ini? Jika hanya untuk menyesali. "kau mau? Ini aku bawa 2 roti untuk mu dan kakak mu.." Setiap orang pasti akan bosan dengan orang yang selalu meminta bantuan dari nya. Apakah kalian percaya?.. dunia itu sempit banget.. semua nya saling berhubungan. Dunia memang tidak bisa di ajak bercanda.. apakah bunuh diri lebih bagus?.. tapi di saat kita tenggelam oleh masalah yang ada, dia, andi membantu ku, ira. dan menyelam untuk mengangkat ku kembali ke daratan. Apakah aku salah untuk menaruh hati pada nya? Karena dia penyelamat ku Namun.. lama kelama-an aku sadar bahwa dia memang bukan untuk aku.. aku harus mengiklaskan nya, perih.. pasti perih sekali.. melihat dia, bahagia dengan yang lain. Hingga pada akhir nya usaha ku selama ini untuk bertahan di dunia sia-sia.. lantas untuk apa aku bertahan jika aku mendapatkan sebuah penyakit yang bahkan sudah stadium 4?.. lalu.. bagaimana dengan dia kalo aku sudah tidak ada?.. apakah dia akan biasa saja?..

More details
WpActionLinkContent Guidelines