Story cover for 730 Hari by anyaenyo
730 Hari
  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 13
Complete, First published May 20, 2017
Ketertutupan seseorang bisa dibuka dengan ketulusan.

Akankah yang baru akan lebih menyenangkan? Atau menyamai masa lalu?

Selamat Membaca,
Salam sayang,
-Author Pemula-
All Rights Reserved
Sign up to add 730 Hari to your library and receive updates
or
#877happines
Content Guidelines
You may also like
Antara Topeng dan Nyata  by achsakuu
12 parts Ongoing
Mengandung tema keluarga disfungsional dan trauma emosional. 13+ recommended. Di balik senyum selebar matahari pagi, Alysha menyimpan malam-malam gelap yang tak pernah ia bagi pada siapa pun. Orang yang seharusnya menyayanginya dengan kelembutan justru memberinya luka. Alysha mungkin terlihat ceria, tapi di balik senyum lebarnya tersembunyi luka yang dalam. Bertahun-tahun ia memendam kesedihan yang tak pernah terlihat-dunia mengira ia tumbuh dalam kebahagiaan, padahal yang ia rasakan hanya kehampaan. Kenyataannya, senyum yang sering ia perlihatkan hanyalah topeng. Topeng yang perlahan meretak, tak sanggup lagi menopang kebohongan yang ditunjukkan pada dunia. Hari-harinya berat. Hatinya kosong. Ia tidak tahu seperti apa rasanya kehangatan Namun, segalanya berubah-perlahan namun pasti. Hati yang haus akan pelukan kini dipenuhi kasih sayang. Seseorang hadir, memberi bahunya setiap kali Alysha membutuhkan sandaran. Seseorang yang mendengarkan tanpa menghakimi, hanya cukup... mendengarkan. Alysha yang dulu larut dalam kesepian, kini perlahan mulai tenggelam dalam kenyamanan. Pertemuan yang tak disengaja, mengubah seluruh hidup Alysha yang hampa menjadi penuh warna. Sebuah pertemuan tak terduga mampu menghidupkan kembali hati yang lama mati rasa. Dan untuk pertama kalinya, Alysha merasa... pulang Kini, Alysha tahu: dirinya juga layak dicintai. ------------------ - Happy Reading - DILARANG PLAGIAT! FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! Jangan lupa vote ya! -------------------- Ini adalah sebuah kisah tentang gadis yang belajar melepaskan topengnya,dan menemukan kehangatan di tengah dunia yang dingin.
You may also like
Slide 1 of 8
KETUK(ER) cover
Di Balik Paragraf yang Tak Usai cover
Cahaya [COMPLETED] cover
2D (Dilla & Dian)  cover
RAVA : Rafael - Vanya ( THE END ) cover
SALAH RASA (TAMAT) cover
the love story of a FA  cover
Antara Topeng dan Nyata  cover

KETUK(ER)

48 parts Complete Mature

[UPDATE: MONDAY] Ada yang bilang kalau hidup itu perkara memahat. Membentuk diri menjadi apa yang diinginkan. Dalam hal ini, pahat hati yang paling krusial. Kenapa? Karena semua dirasa pakai hati. Bahkan terkadang, berpikir juga pakai hati. Jadi, untuk kamu yang dulu dengan apik memahat hati hingga kini bentuknya terlihat begitu sempurna. Terima kasih. Kamu hebat sudah bisa sampai ke titik ini. Untuk kamu yang hingga saat ini masih bertahan dan berjuang tanpa lelah untuk memahat hati hingga bentuknya hampir terlihat sempurna. Semangat. Kamu sudah sejauh ini. Jadi, jangan menyerah. Untuk kamu yang baru saja mulai memahat hati, siapkan alat berjuang dengan apik. Karena memahat hati bukan perkara mudah. Bukan perkara sepele yang hanya butuh ucapan manis, tetapi juga aksi. Jangan sampai salah membaca. Ini kisah tentang pahat hati, bukan patah hati. Awas, jangan ketuk(er)! Namun, kisah ini tidak menjanjikan happy ending. Pun, tidak menjanjikan sad ending. Kenapa? karena itu tergantung pada mata siapa yang melihat. Kebahagian dan kesedihan itu sama dengan cantik dan tampan; relatif. Ini semua tergantung pada siapa yang menjadi pemahat dan hati siapa yang dipahat. Juga, alat apa yang digunakan. Kira-kira, komposisi bagaimana yang harus digunakan Sang Ketuk(er) agar bisa membentuk pahatan sempurna? Start: 14 Februari 2022