Ayo Pulang !

Ayo Pulang !

  • WpView
    Membaca 87
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Okt 3, 2019
kamu tak lupa jalan pulang kan? jangan pura-pura lupa atau kau benar-benar amnesia. "kamu tau dia ya..?" tanyaku gugup. "pastinya. dia pria yang berhasil merebut hatimu. dan membiarkan kamu menunggu seperti ini." ucap pria dihadapanku. dingin. "iya. kamu benar! dia orangnya." Kenapa tak kau lepaskan saja lukamu. datanglah dan bersadar di bahuku. lupakan dia. Atau kau ingin terus menunggunya hingga dia datang dan jelaskan padamu bahwa dia tidak cinta. Airmata seperti apalagi yang kau inginkan Ara.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
lovefiction
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • LOVE TILL THE END
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit]
  • Memory [COMPLETED]
  • Semu [Completed]
  • Ilusi
  • Hopeless
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan