Story cover for Hide in silence by Farras_Aulia
Hide in silence
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published May 20, 2017
"Aku sama persis seperti kalian
Aku juga melakukan kegiatan yang sama seperti kalian 
Aku suka menari sambil tertawa
Aku menyukai merah diatas putih 
Aku menyukai alunan jeritan ketika keheningan sedang berlangsung
Aku bermain disaat kegelapan berada disekelilingmu
Aku tertawa ketika kalian menolakku 
Tenang saja sekarang Aku sedang berada berada diantara kalian
Ketika bermain denganku jangan bersembunyi ya tak...tik...tuk karena aku sangat menyukai hal itu"
-unknown menyeringai lebar

Lexi memandang kosong langit langit kamar apartemen nya. Penat yang ia rasakan, tapi ada rasa lain yang mengalahkan rasa penat nya. Lexi menghembus kan nafas berat, beranjak ke dapur mengambil air dingin dikulkas untuk mendinginkan pikiran nya. Ia memandang pantulan dirinya yang ada di pintu kulkas. 'tolong jangan muncul lagi' mohon nya dalam hati dan berlalu kekamar.
All Rights Reserved
Sign up to add Hide in silence to your library and receive updates
or
#72permohonan
Content Guidelines
You may also like
" To Love ,To Lose " by lupyook
23 parts Ongoing Mature
Di balik langkahnya yang tegap dan wajahnya yang tenang, Nandika menyimpan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Beberapa tahun lalu, Raya pergi tanpa alasan. Meninggalkan Nandika dengan pertanyaan yang tak pernah terjawab, dengan hati yang tak pernah utuh kembali. Cinta mereka hancur dalam sekejap, tanpa penjelasan, tanpa kesempatan untuk memahami. Sekarang, mereka bertemu lagi-bukan sebagai dua orang yang masih saling memiliki, tapi sebagai dua orang yang pernah berbagi segalanya. Nandika sudah punya seseorang. Hubungan yang ia jalani dalam diam, seolah mencoba membangun sesuatu di atas kepingan hatinya yang dulu hancur. Tapi yang tidak ia tahu, semuanya hanyalah ilusi yang perlahan akan runtuh. Raya masih mencintai Nandika. Tapi dia juga tahu, kesalahannya terlalu besar, lukanya terlalu dalam. Dan saat Raya mengetahui kenyataan yang tersembunyi di balik hubungan Nandika, dia sadar bahwa dirinya harus melakukan sesuatu, meski itu akan membuat Nandika semakin membencinya. Tapi apa haknya? Dia yang meninggalkan, dia yang menciptakan luka, dan sekarang dia yang ingin menyelamatkan Nandika? Saat Nandika akhirnya tahu alasan kepergian Raya, semuanya menjadi lebih menyakitkan dari yang pernah ia bayangkan. Dendam dan cinta bercampur menjadi satu, membuatnya tak tahu apakah ia ingin Raya tetap tinggal, atau pergi untuk selamanya. 🔥 Di antara perasaan yang belum mati, luka yang belum sembuh, dan kenyataan yang terlalu pahit-apakah cinta mereka akan menemukan jalannya? Ataukah mereka hanya dua orang yang pernah saling mencintai, tapi harus merelakan? 💔 "To Love, To Lose"-karena tidak semua cinta berakhir dengan kebersamaan.
The Case  by kdlzzz
39 parts Complete
Laki-laki itu menengadahkan kepalanya, menatap langit malam yang pekat tidak berbintang, tampak kelam dan bagai dihuni kejahatan. disampingnya, duduk seorang gadis berjas dokter lengkap dengan stetoskop tergantung dilehernya, ikut mendongak mengikuti arah pandangan Jungkook. "kau tau kenapa langit begitu gelap malam ini? tak ada bintang yang menghiasinya seperti biasa." Jungna menurunkan kepalanya, berhenti menatap keatas berganti pada laki-laki yang kini juga menatapnya. "karena dunia juga dipenuhi kegelapan." jawaban itu keluar dengan lugas tanpa ada hambatan dari bibir Jungkook. si gadis tercenung,"kenapa kau mengatakan hal itu?" tanyanya penasaran. "kau bertanya padaku, jadi itulah jawaban menurut ku." dengan anggukan kecil Jungna merespon, namun ketidak puasaan belum timbul dihatinya. "alasanmu itu tidak cukup untuk meyakinkanku." Jungkook menyandarkan punggungnya pada tembok bangunan minimarket, tangannya mengangkat sekaleng minuman soda dan kemudian meneguknya. gadis itu tampak sabar menunggu repond dari laki-laki tersebut. hingga cairan mengigit lidah itu menghilang dari mulutnya, Jungkook tak kunjung menjawab, dia justru berdiri yang spontan diikuti Jungna. "yak! kau mau kemana jungkook-ah? apa alasanmu mengatakan kalau dunia ini dipenuhi kegelapan." "kau seharusnya sudah tau Jungna-ah, dunia memang dipenuhi kegelapan, banyak makhluk yang berpikiran picik yang tinggal didalamnya. dan kau bisa menganggapku salah satunya." ia terdiam dengan ekspresi bingung, Jungkook tersenyum tipis kemudian kembali melanjutkan perkataannya. "kasus yang sering terjadi, menimpa banyak orang dan memakan banyak korban. satu orang dapat melenyapkan banyak nyawa, dan dibalik kejadian mengerikan itu, ada beberapa kelompok yang hidup tergantung padanya." "siapa?" tanya Jungna semakin dibuat penasaran. "aku, mereka, dan juga kau." ~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~- Cerita FANFICTION. cast : Jeon Jungkook menggunakan bahasa baku. Start= 23-april-2020
Hope is a dream that is doesn't sleep by DionDendelion
13 parts Complete
Forth melepaskan pelukannya dan tertawa, menjauh dari beam dan duduk di tepi tempat tidur. "Maaf beam sudah ku katakan jangan pakai hati kepada ku. Kita tidak seharusnya seperti ini." " Maafkan aku P" "Kau menyukai komik yang aku belikan p?" "Tentu saja, Aku rasa bisa menyelesaikan membaca dalam 3 hari " jawab Forth yang muali serius membaca di atas tempat tidurnya. Beam menghela nafas dan ikut mengambil satu komik dari meja Untuk di bacanya. Forth menggeser sedikit tubuhnya memberi tempat untuk Beam. "Apa kau sudah mandi P..?" "Tentu saja sudah, saat kau berjalan kemari" jawab Forth tanpa menoleh ke arah beam yang bahkan tidak bisa berkonsentrasi dengan komik yg di bacanya. "Apa kau sudah mandi, beam?" "Aku dari kantor langsung kesini 😉" jawab beam santai "Jadi kau belum mandi 😨 sana pergi mandi !" Forth memukulkan bantal di sampingnya kepada beam. Dan beam merasa harus membalasnya. "Kurang ajar sekali kau." Ucap beam balas pukulan bantal dari Forth hingga perang bantal yang seharusnya tidak terjadi pun terjadi. "Aku tidak mau mandi 😤" Jawab beam kekeh. "Baiklah aku juga tidak akan menyentuhmu😛." "Siapa bilang kau boleh menyentuhku..?😗" Beam melotot tajam pada Forth, tapi bukannya takut Forth malah gemas dan langsung meraih leher beam berakting mencekiknya. Cerita ini dapat ambil dari judul cerita yang sama yang di buat sama kak Reni fajarwati.... & mungkin ceritanya ngga sama persis sama aslinya nyesuaiin latar nya😂😂
You may also like
Slide 1 of 10
GUNFA cover
" To Love ,To Lose " cover
SELA ta KEY [END] cover
Allya Theo Perjodohan? [On Going♡] cover
Hujan dan Rahasia (END) cover
Duo Utrimque [END] cover
The Case  cover
Game Over: Losing Control cover
Hope is a dream that is doesn't sleep cover
Entwined by fate || BXB cover

GUNFA

13 parts Complete

"Gue anter." Ucap Guntur membuat Hayfa menoleh lagi. "Ga, makasih." "Gue gak nerima penolakan." Ujar Guntur menarik tangan Hayfa menuju parkiran. Hayfa menghempas tangan Guntur. "Pemaksa." Cibir Hayfa menatap nyalang Guntur. "Lepas!!" Titah Hayfa, tapi Guntur tidak mempedulikannya. "Lepas kak!" Tidak ada respon. Tetap sama, Guntur terus mencekal kuat tangan Hayfa. Hingga Sampai diparkirkan, Guntur melepas cekalannya. Membuat Hayfa mengusap tangannya kasar, tangannya memerah akibat Guntur. "Lo ga bisa seenaknya maksa maksa gue, gue bilang nggak yah nggak." Sinis Hayfa. "Gue juga udah bilang, gue gak nerima penolakan." "Siapa lo? kenal juga nggak." Ujar Hayfa membuat hati Guntur mencelos. Definisi terluka tapi tak berdarah. "Lo serius gak kenal sama gue?" Tanya Guntur menatap sendu Hayfa. "Kenal sih, lo ketua Osis Venus kan?" "Hm." ~ Hayfa Syahira Putri Bagaskara. Gadis yang dulu selalu ceria, selalu banyak bicara, berubah menjadi gadis dingin dan cuek. Guntur Arya Mahesa, si kang bucinnya Hayfa. Yang berusaha mendekati Hayfa kembali, dan mencoba membuat Hayfa mengingatnya sebagai teman kecilnya lagi. Kira-kira apa penyebab berubahnya seorang Hayfa? dan bisakah Guntur membuat Hayfa mengingat dirinya lagi? Oke,kalo mau tau kelanjutan ceritanya kayak gimana? Pantengin terus aja ygy. ~ Squel dari cerita "GRAY LOVE" Jika ada kesamaan: Nama,tempat dan latar kejadian. Itu semua adalah unsur ketidaksengajaan.