All Without LOVE

All Without LOVE

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 12, 2017
~♡♡♡~ Memulai semuanya dengan perasaan yang jauh dari kata cinta maupun sayang. "Ya halo! Kenapa? Kangen?" jawabnya. Sabarr El, sabarr. "Iya gue kangen, lo lagi dimana?!" "Ha? Lo beneran kangen sama gue?!" "Iya Rey," "Hah, kejedot dimana lo El?" "Gak kejedot kok," "Kok tumben?" "Aduhhh yang penting lo sekarang dimana?" "Hmm di kafe," "Bisa mintak tolong gak?" "Hahh kan bener! Ada udang di balik batu!" "Sekali ini doang kok. Ya? Please..." "Ada maunya aja lembut lo! Apaan?!" "Aaaa Rey baik deh, ganteng deh, rajin nabung, taat dan baekkkkkk bangetttt," "Udah deh gue mah udah tau kal--" "Beliin gue makanan gue laper." "Ha?" "Beliin gue makanan Rey. Gue la to the per. L A P E R!" "Makan aja noh batu!" "Yahh kok jahat sih?" "Bukannya lo yang jahat?" "Iya maaf deh yang masalah tadi," "Kalau gak di maafin gimana?" "Ya mau gimana lagi." "Yaudah. Bye!" "Tap---" "Dasar manusia tak berperasaan. Kalau gue mati karena kelaparan gimana? Kan gak lucu tau!! Hahh," ucap gue kesal. ~♡♡♡~ 20 Mei 2017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Winter
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • RAKAALENA
  • ALONE
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Im Yours.
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • "It Turns Out This Mysterious Person Is...!?" [THE END]
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

More details
WpActionLinkContent Guidelines