Sepenggal Senja

Sepenggal Senja

  • WpView
    Membaca 4,418
  • WpVote
    Vote 324
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Sep 9, 2017
Jenis bahagiaku sederhana cukup melihat senja di tambah di sampingnya ada kamu.. "Ada yang benci senja katanya ia hanya tempat perenungan katanya ia menyuguhkan keindahan hanya sekejap , yah mereka benar . Bagiku berbeda karna sepenggal senjaku itu kamu bukan perenungan bukan pula sekejap" -Linaya Dwi Agrireza- "Keindahan di dunia bukan tentang senja saja , tapi aku lebih suka kamu ketika bersama senja ketika kamu terlihat seperti siluet kamu cantik kamu beda , nanti aku tambah sayang" -Galing Priyan Bramasta-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#456
ceritaremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Senja dan Jingga
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • DENTING  [Revisi]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • Janji Senja
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Diary [COMPLETED]

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan