Unforgotten More

Unforgotten More

  • WpView
    Reads 882
  • WpVote
    Votes 238
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[Teen Fiction Project #1] S L O W U P D A T E Tidak sedikitpun terpikir oleh Fanelga kalau dia akan suka sama cowok pindahan dari Italia yang juga adalah teman sekelas sekaligus sebangku. Ardhan, wajahnya boleh ganteng, tapi dia adalah cowok paling nggak peka dan nggak punya inisiatif yang bikin cewek suka sama dia. Entah kenapa hidup Fanelga mulai ber-adrenalin sejak adanya cowok ini dihidupnya. Masa lalu yang ia kubur dalam-dalam ternyata mempunyai hubungan dengan Ardhan. Pada akhirnya Fanelga harus mengakui kalau ia terjebak dalam pesona Ardhan, si cowok miskin ide. (Agustus 2017)
All Rights Reserved
#471
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • RAGA [TAMAT]
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Coloring My Life (Complete)
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • Me,You and the story we went through.
  • Vyola ✓
  • Lu-Gu (Selesai)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines