Prolog

Prolog

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 22, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Clara selalu percaya bahwa setiap kepergian akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik, dia selalu mengartikan kehilangan dengan arti yang berbeda. Tapi, apakah setiap kehilangan akan tergantikan dengan sesuatu yang lebih baik? apakah Clara sanggup menghadapi "kehilangan" yang ia terima?!
All Rights Reserved
#993
teenlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bintang Di Langit Malam [ END ]
  • This is my destiny
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Keysha
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • AMERTA : The Last Embrace

Kehilangan adalah bahasa paling sunyi dari cinta. Dan ketika cinta itu pergi untuk selamanya, yang tertinggal hanyalah luka yang perlahan menggerogoti jiwa. Di usia yang terlalu muda untuk memahami duka, Clara Avira Bellini harus menerima kenyataan paling pahit-kehilangan Mama, salah satu rumah yang pernah ia miliki. Sejak hari itu, dunia Clara tak lagi sama. Senyum menjadi kenangan, tawa terasa asing, dan setiap langkahnya dipenuhi kehampaan yang tak mampu ia jelaskan. "Clara butuh Mama. Kenapa Mama pergi?" Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya, menghantui hari-hari yang terasa semakin gelap. Di tengah kesedihan yang menyesakkan, Clara terjebak antara kenangan dan rasa kehilangan yang belum siap ia lepaskan. Namun di balik duka, selalu ada kemungkinan akan sebuah cahaya-sekecil apa pun itu. Akankah Clara menemukan harapan di tengah puing-puing hatinya yang hancur? Ataukah kehilangan ini akan memadamkan cahaya hidupnya untuk selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines