Stockholm Syndrome ? [H.S]

Stockholm Syndrome ? [H.S]

  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2019
WpInfo
Fanfic
1Direction
Seorang gadis yang sengaja diculik untuk memenuhi perintah atasan nya. "Aku takut gelap! Bahkan tidurpun terkadang aku takut. Mengapa kalian tega membawaku kesini? Apa urusan kalian denganku? Kalian pengecut!" Teriak gadis itu seperti memberontak tapi tak bisa berbuat apa-apa. "Aku yakin mereka akan mencari ku dan menemukan ku disini. Kalau semuanya terjadi, tunggulah pembalasan ku atas semua ini! Kau tidak usah terlihat baik hati dihadapanku! Kekasihku tak akan memaafkan mu!" Ancamnya demikian. Suara yang bagus dan memiliki makna tersendiri bagiku. Oh dia memiliki kekasih? "Karena kau tidak tahu aku. Bahkan aku tidak tahu mengapa aku terlihat baik dihadapanmu. Oh, gadis yang malang. Aku tak akan meninggalkanmu sendirian. Aku bersumpah aku akan menjagamu, walau aku harus menyakitimu." Gumamnya dalam hati. Seorang lelaki yang tak sengaja jatuh cinta pada gadis itu.
All Rights Reserved
#293
louis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • She's Not Afraid
  • HENDALL : A Boundless Lie ~DNA
  • Summer Forever
  • (Will Never) Get Your Heart
  • The Secret Affairs (REVISI ✔️ - One Direction Fanfiction)
  • I'm Strong Without You??//Louis Tomlinson
  • Complicated [DISCONTINUED]
  • OLIVIA
  • Paper Airplane

Jassy berjalan lunglai ke kamarnya. Dia bahkan lupa jalan kembali ke kamar karena kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Pasti si sialan itu sudah merusak kerja otakku. batinnya. Dia bertemu Harry lagi sebelum kembali ke kamar. Jassy merasa jijik walau hanya meliriknya. Tapi lagi-lagi Harry menariknya. "Kau mau apa? Bukannya kau meninggalkanku sendirian tadi." "Tapi aku menunggumu disini." kali ini tatapannya datar. "Ingin sekali aku katakan aku membencimu." "Kalau begitu katakanlah." "I hate you !!" Kemudian Harry mencium bibir Jassy sekilas. "I love you, good night." lalu Harry pergi, kali ini benar-benar pergi ke kamarnya. Jassy masih terdiam, terpaku. Masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi dan di dengarnya. Apa ini mimpi? Dia sangat berharap itu semua adalah mimpi. Tapi ini jelas, ini nyata. Jassy baru saja berciuman dengan Harry Styles. Dan itu mengganggu pikirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines