Untitled
  • WpView
    Reads 1,751
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 21, 2017
Kisah kisah ini ku penakan agar kelak, siapapun yang membacanya tau.. Pernah ada seorang gadis, yang tak ingin dengan sangat untuk pergi, tapi terpaksa dan dipaksa harus angkat kaki, oleh hati yang ia kira rumahnya sampai nanti.. Rasa rasa di dalam dada terus tumbuh tak henti, menjalar.. Ia parau, ia muram, ia sendu, tiap hari berganti bait demi bait puisi ia jajaki. Sampai akhirnya, ia sadar, bahwa sesuatu yang tak ingin di genggam, tak akan pernah bisa berhenti melukai. Tapi benaknya tak mangkir dari tanya.. " Kalau lah memang, hadirku tak pernah berharga.. Lantas apa? Apa yang membuat ragamu tak berkata.. Kalau lah memang, rasa yang terdamba tak pernah ada.. Lantas mengapa? Mengapa masih saja kau buat aku mengira ini bukan maya. Kalau lah memang, aku bukan rumah raga mu.. Lantas dimana? Dimana tempatmu berteduh mengadu.. Kalau lah memang, bayang wajahku tak pernah singgah dalam benakmu.. Lalu apa rindu? Elu elu kata yang hampir tiap larut kau lafal kan, semu? Kalau lah memang, semua kisah kisah kita yang terekam jelas dalam ingat ku, hanya sepenggal bohong belaka.. Izinkan aku menyalinnya.. Agar kelak jika suatu waktu kau sadar, akan hadir ku dulu, Aku bisa mendiktenya, Hingga kau pun tau, sewaktu kau segala ku.. Aku hanya sebatas daun daun kerontang yang jatuh.. Melayang.. Gugur.. Hangus.. Diantara ranting dan rimbun nya dahan mu yang julang."
All Rights Reserved
#658
bimbang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALISHA (end)
  • Sedalam Samudera
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • (END) HAL-HAL MANIS YANG TAK PERLU KITA ULANGI
  • Senja Yang Sunyi
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Perihku Ditinggalkan
  • Waktu?

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

More details
WpActionLinkContent Guidelines