SHMILY
  • WpView
    Membaca 271
  • WpVote
    Vote 38
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Des 3, 2017
Sebenarnya hatimu untuk siapa? Akankah aku bertahan? I love all of your craziness Aku mencintai semua yang ada pada dirimu, entah itu kekurangan mu maupun kelebihan mu. cinta memang alamiah. tanpa tekanan. tanpa paksaan. Mengenalmu mendadak hati dan pikiran ku tak bersatu. Mungkin terlalu banyak kesakitan yang aku alami ketika mengenalmu. Ku hadapi semua dengan senyuman. But who knows? not every smile tells us about happiness, sometimes tells us about sadness behind a smile.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DENTING  [Revisi]
  • Hai Masa Lalu
  • Straight A  ✔
  • The Secret [END]
  • INTUISI [END]
  • Unrequited Feelings
  • Dear Love, Dear You (Republish Di Dreame)
  • All We Know
  • Renjana

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan