Kata demi kata yang berlalu bersama angin-angin malu; Aku yang kau anggap angin lalu, yang berlalu dengan kenangan pilu, yang tak kau hirau dari tahun ke tahun. Menunggumu hingga waktu berlalu, yang memendam rindu hingga menggebu-gebu. Itulah aku.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.