My Stupid Love

My Stupid Love

  • WpView
    Reads 4,533
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 10, 2018
Kejadian-kejadian absurd yang selalu gue alami setiap harinya. Hidup gue berwarna-warni macam pelangi karena ada seorang CEO tampan rupawan namun memiliki pribadi yang ngga sama dengan fisiknya. Namanya adalah Devan, alias bos gue. Di tambah munculnya kembali Excel seseorang dari masa lalu gue dengan membawa kisah lama di antara kita yang belom sempet kita kelarin. Dan lagi kelakuan ajaib emak dan temen-temen gue yaitu Fudhin, Sawir, and Dono yang bikin hidup gue makin absurd seabsurd-absurdnya. Antara Devan atau Excel? Gue juga bingung kenapa akhirnya gue harus memilih siapa yang bakalan gue terima cintanya. Karena mereka ngasih cerita yang berbeda di setiap memori hidup gue. Ya sudahlah, disimak aje. Note: Sudut pandang penulisan antara Gue sebagai tokoh utama sekaligus author, dan si Tante author kedua di cerita ini. Ya dia salah satu yang punya jalan cerita ini, tapi ngga usah peduli ama dia, anggap aja makhluk gaib. Emang iya sih.
All Rights Reserved
#620
bromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Nama Tuhan Kita Berbeda
  • Just The Two of Us [End]
  • INTIMATE
  • The Sweet Revenge
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • Vihokratana's Nanny
  • Cat Lovers

Ini kisahku dengan seorang lelaki. Lelaki yang bahkan membuatku tak mampu berpaling darinya. Kami berbeda dan sama dalam satu waktu. Aku teguh dengan tasbihku. Dia menyandang ajaran omkaranya. Aku bersujud di sajadahku lima waktu sehari, dia bersembahyang tiga kali sehari. Namun meski begitu, kami punya persamaan. Aku lelaki, dia pun sama. Aku menitipkan hatiku padanya, dia pun sama. Lalu, cinta apa yang tumbuh dalam hati kami? . Nb : Aku tahu aku nggak terkenal banget sampai kalian enteng gitu kalo mau plagiatin cerita abal2 upil ini. Tapi, aku bukan tipe penulis yg mau diem aja... Mengutip teori para ahli aja kudu ada daftar pustaka dan daftar kutipannya... Plagiat? Mau didoain kayak gmn? Gali kubur jelekin nama sendiri nanti, cyyn!

More details
WpActionLinkContent Guidelines