the Wind Of Life

the Wind Of Life

  • WpView
    Reads 425
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 6, 2017
Menunggu itu melelahkan. Mengalah itu menyakitkan. Dari dua hal tersebut, aku berhasil menjajahi berbagai aspek kehidupan di Dunia ini. Ujian, masalah, air mata, dan penghianatan datang silih berganti bagai tiupan angin. Tak perlu mencari letak kebahagiaan. Tak perlu menghindar dari sebuah ujian hidup. Karena itu semua akan datang dengan sendirinya, sama dengan datangnya tiupan angin yang membawa sebuah masalah dalam kehidupanku, maka angin itu pula yang akan membawanya pergi. Yang menjadi pertanyaanya adalah, akankah aku tetap bertahan, akankah kesabaran dari dalam ragaku akan terus menemaniku hingga tiupan angin itu datang membawa kembali ujian, masalah, air mata, dan penghianatan yang ia bawa masuk dalam zona kehidupanku? Dan, saking lamanya berbagai ujian itu mampir dalam kehidupanku. Maka, aku akan menyerah sebelum angin itu datang membawa kembali berbagai ujian yang ia masukan kedalam ruang kehidupanku.
All Rights Reserved
#236
teenlife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Andira [End]
  • Di Antara 2 Kebimbangan (Complete✔)
  • GLANCE
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Flight With You ✔ (COMPLETE)
  • Bara [REVISI]
  • Gleaming
  • The Real Of Me

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines