Should Him?

Should Him?

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 12, 2019
(HIATUS) ~Malik Athala Pramuja~ "Ra, lo tau nggak apa yang percuma dari menunggu?" tanyaku menatap Andira. Dia mengalihkan pandangan dan berkata tidak. "Saat lo tau kalo orang yang lo tunggu lagi nunggu orang lain." jawabku dengan lugas. ~Andira Natali Putri~ "Lik, lo tau nggak kenapa gue nggak mau pacaran?" Malik hanya mengendikkan bahunya tanda tak tahu. "Yang gue tau, cowok kalo berjuang cuma diawal. Kan berasa kayak habis manis sepah dibuang. Bukan karna gue lagi nunggu orang lain. " kataku dengan nada suara yang serak. Kutub yang sama tak mungkin bersatu. Tapi jika takdir yang menyatukan? Mereka hanya perlu bersifat anti-egois untuk tetap bertahan pada suatu ketidakmungkinan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone
  • LOVE OF THE PAST
  • You Are [Completed]
  • Queen Mafia & Demon
  • Amor Almira
  • TENTANG WAKTU [Tamat]
  • Soft After Storm
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)

Copyright©2018 by Sabiimh Plagiat dilarang mendekat!! No copy my story!! Cape mikirnya. [Ini cerita pertamaku yang dibuat pada saat aku masih pemula, amatiran. Jadi mohon maaf karna banyak typo, dan alur suka gak jelas] **** Nama wanita itu, Ara, Aradila Wilson. Wajahnya tidak secantik wanita diluar sana. Hanya saja mata birunya membuat jantung para kaum adam selalu bergetar saat memandang bola mata indah itu. Tetapi, sikapnya yang mudah emosional membuatnya ditakuti banyak pria, dan hanya sedikit pria yang berani mendekatinya. Hanya ada satu pria yang bisa membuat emosi Ara menurun, dan terkadang juga membuat emosi Ara menaik akibatnya. Nama pria itu adalah Malik Adelardo Achilles. Pria itu juga tak setampan pria diluar sana. Hanya saja senyumannya ditambah dengan lesung pipinya membuat para kaum hawa tergila-gila saat melihat senyuman manis pria itu. Ada ribuan orang diluar sana yang menginginkan hubungan Malik dan Ara lebih dari sekedar teman. Namun, keduanya belum mau menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. Karena, takut sebuah hal buruk menimpa mereka, yang mengharuskan mereka berpisah dan menjadi orang asing. Mungkin juga, ada banyak orang diluar sana yang iri pada pertemanan mereka. Dan ingin memisahkan Ara dan Malik. Namun, keduanya tidak ambil pusing dengan para pengganggu itu. Mereka tetap bersama-sama dipenuhi dengan kebahagian, hingga akhirnya... Satu persatu masalah mulai berdatangan. Mampukah Ara dan Malik mempertahankan pertemanannya? Apakah mereka akan terus berada dalam zona pertemanan? Dan apa Ara dan Malik akan selamanya bersama-sama? ---- "Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana." -Malik Adelardo Achilles- "Aku baru sadar bahwa ada yang lebih indah dari senyummu. Yaitu, tawa kecilmu yang selalu aku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja." -Aradila Wilson- ---- #22 Nangis (6April2019) #9 Nangis (11April2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines