Story cover for One Your Reason ( On Going) by aiisyaahna
One Your Reason ( On Going)
  • WpView
    Reads 464
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 464
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 21
Ongoing, First published May 24, 2017
Jadi, hanya satu yang bakalan gue minta dari lo, satu dari sejuta alasan lo, yang bakal lo pakai buat yakinin gue lagi.

Gimana?

Ini bodohnya seorang gue, gue percaya gitu aja, 
Dan kalo gue aja mau nerima alasan lo, kenapa gue gak bisa nerima diri lo.

Beneran?

Sahabat kan, 😊

Ha?

Semoga, waktu masih berpihak kepadaku, dan aku masih bisa mengatakannya padamu.

Waktu masih berpihak, lha ini lo didepan gue. Cuman cerita dan alurnya udah beda.


*cerita ganti* pemain tetap* bukan seperti 'waiting for you' waktu itu, ini 'one your reason' 
Happy reading. :)
All Rights Reserved
Sign up to add One Your Reason ( On Going) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dibalik Tawa  cover
Always Loving You cover
Kinara  cover
Hanya Singgah cover
All The Small Thing cover
Kita Sembuh Bareng? cover
Expectation Boyfriend  [With Picture] cover
Because Of You cover
Surat dari Masa Lalu cover
Antara Jarak Dan Waktu cover

Dibalik Tawa

16 parts Complete

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku