Ada Kata yang (Tak) Perlu Terucap

Ada Kata yang (Tak) Perlu Terucap

  • WpView
    Reads 472
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2020
WpInfo
Poetry
*) Judul sebelumnya : Hello Senja! ☁️ Kala senja datang menghampirimu, tidakkah kau sadar? Dia mengutarakan indahnya dan indahmu saat itu juga ☁️ Kala langit tak lagi sama, tapi rasa selalu tercipta. HR in Poetry #956 #276
All Rights Reserved
#22
breath
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE CHOICE (M) ✔️
  • Pagi
  • ARUMILA
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • Senja Rindu Pagi
  • TENTANG RASA
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • JINGGA
  • Segala Tentangmu ❝

Highest Rank : #1 Storybts #1 Btsimage Genre: Romance, Family, Love, Angst, Brothership. Bermula dari selembar kertas berserta pena yang bertengger di antara jemari telunjuk dan jempolku. Menuliskan sebuah kalimat, yang menjadi pemutus diriku untuk menerbitkan seutas perasaan cinta. Hanya ingin menghindari, menunggu seorang wanita yang telah kunanti, namun ternyata wanita itu pergi tanpa kabar dariku. Menghilang bagaikan ditelan bumi. Lenyap. Ketika ia datang. Menemui diriku hingga meminta semuanya kembali pada awal kisah dimulai, nyatanya, hal itu membuat rumah tangga ku yang sudah berada di kisah cinta hampir saja retak karena ulahnya. Setiap kata yang terhubung menjadi kalimat, keluar menjadi pengucapan darimu, mampu membuat hatiku terjerat lebih dalam. Tanpamu, tak mungkin aku merasakan cinta yang begitu berarti. Kehilangan membuat diriku mati rasa, lidah kelu untuk bersuara, hanya ada isak rindu. Salju berguguran dimusim penghujung tahun, Menghantarkan melodi lagu keajaiban, Insan dalam keheningan, Sebulir air mata yang berjatuhan dari kelopak matamu, mampu membuatku seperti tertusuk ribuan belati tanpa ampun. Tak tahu kapan berakhir, aku akan menyisihkan waktu agar terus bersamamu. Tak peduli badai datang terus menerpa kita. Karena sosoknya lah mampu menarikku dari mimpi buruk ini. Secarik kertas ini, kutuliskan padamu yang selalu berjuang dalam kisah lika-liku kehidupan. Biarlah semuanya berlalu menjadi abu, dan mulailah kehidupan pelangi bersama dirimu. Hanya itu permintaanku pada Tuhan. Rate : Mature 19 Juni 2020 - 8 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines