Finally Fall

Finally Fall

  • WpView
    Reads 440
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 25, 2017
Hampa dan keheningan menyelimuti aku dan dia. Ketenangan yang entah menyenangkan, atau menyiksa. - Charlene *** Musim semi tidak berani memasuki kediaman keluarga Jones setelah Franklin Jones, cucu pertama keluarga itu, meninggal akibat suatu tragedi sedih. Charlene mencoba mencari cara untuk meruntuhkan pemikiran seluruh anggota keluarga. Mereka percaya bahwa hal yang terbaik adalah untuk tidak mengubah apapun. Charlene terperangkap oleh hati nuraninya. Menguak kebenaran di balik tempat dimana tidak ada bunga yang tumbuh saat musim semi, kolam ikan yang kering dan lukisan-lukisan misterius yang bersembunyi di dalam kamar Frederick. Seorang pemuda yang menolak keberadaan dirinya sendiri, kunci akan kebebasan dan kebahagiaan keluarga Jones. *** - Aku tak tahu apakah dia berniat untuk meraih kembali kebahagiaannya, atau justru dia ingin menghancurkan dirinya lebih jauh lagi. - Charlene - Dan bagi Frederick, di antara berbagai macam kesunyian yang telah ia rasakan, ia pikir ia menyukai kesunyian yang satu ini. - Aku hanya menganggap mereka indah, walaupun aneh. Tak memiliki daun sedikitpun di musim semi. Betapa jahatnya musim semi, tak memperjuangkan keindahan mereka. - Charlene *** Published 2017 Edited 2020 Fantasy/Fiction - main Mystery - sub Romance - sub Leave any comments and vote! Thankyou.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1st #TT] - The Memories
  • DiaNda (END)
  • Jasmine Addict (Tamat)
  • AURA [COMPLETE]
  • The Comedian's Last Laugh
  • Summer Love
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • REINKARNASI (END)
  • The Independent Slave [The Seazzurys #1]
  • ✔Rebirth (The Promise)

#first seri of 'The Trilogy' -The Memories- (Sketsa dan Kenangan) Separuh hidup Lian adalah melukis di buku sketsanya. Sosoknya bebas bak angin di musim gugur. Waktunya dihabiskan untuk berkelana seorang diri di tempat-tempat Indah dan menarik untuk melukis. Dilain pihak, Dimas adalah pria menarik dengan kamera dan bakat emasnya. Bidikan-bidikannya memberikan kesan, tak mudah dilupakan. Seperti sosoknya yang selalu bersemayam di ingatan. Dua sosok yang saling melengkapi terjebak dalam sebuah pertalian yang selalu memisahkan. Bukankah Cinta tak melulu saling memiliki? ❄ ❄ ❄ Alur hampir keseluruhan berbeda, tapi inti ceritanya sama. Jadi mohon maaf kalau pergantian alurnya mengecewakan. Sebenarnya diganti supaya biar ceritanya sedikit lebih rapi... -Say no to Plagiarism- Cover edited by picsart picture (cover)from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines