Story cover for Break Down by putrizlfn
Break Down
  • WpView
    Leituras 59
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 59
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em mai 24, 2017
Lukaku bukanlah lukamu. Untuk kesekian kalinya kamu melukaiku dengan cara yang sama. Entah aku yang terlalu naif atau kamu yang suka bermain luka dengan cara yang sama.

Tak bisakah kau menjadi sosok lelaki yang aku pinta. Yang bisa menjagaku dengan caramu sendiri. Menjaga hatiku juga diriku.

Kamu selalu egois. Selalu membenci apa yang ada pada diriku. Selalu membuat cara untuk terbang lalu kau patahkan sayapnya dan membuatku jatuh. Bahkan kau tak pernah ada rasa bersalah pada diriku bahwa kau telah remukkan hatiku.

Sakit. Tega. Terimakasih untuk lukanya.

Tapi, ingatlah. Semakin kamu mencari yang sempurna, semakin buruk juga yang kamu dapatkan.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Break Down à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#38patah
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
I love You Om (END) cover
you again ✔ cover
Stay With Me cover
Betrayal Of Love (SlowUp)  cover
Elegi Rasa : Pergi cover
As Time Allows cover
Sinful (Tamat) cover
Admire Or Love cover
Perihal Waktu  cover
Why Stay Away? cover

I love You Om (END)

23 capítulos Concluída Maduro

Hanya cerita seorang anak SMA yang jatuh cinta pada pria yang lebih dewasa,lebih tepatnya Ayah dari teman terbaiknya,liku liku apa saja yang harus dia lalui untuk mendapatkan hati pujaan hatinya?apakah pada akhirnya hubungan cinta mereka akan terjalin?atau malah sebaliknya? Intrik keluarga dan trauma,perpisahan yang menyakitkan,kata maaf yang tak bisa terucap. "Kenapa lu harus disakiti Daddy gue?padahal gue udah janji bakalan ngehajar orang yang berani nyakitin lu" -Lukas "Cinta bisa datang sekejap mata dan cinta juga bisa hilang dalam kedipan mata,maaf tidak ada cinta yang tersisa buat anda"-Selvi "Bukan karena selama ini Om baik sama kamu trus kamu bisa seenaknya fitnah Om sekejam ini"-si Om yang gak tau diri