Phobia

Phobia

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing6m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
Namaku Alya. Aku mengidap Limnophobia. Suatu rasa takut terhadap laut. Saat masih menginjak usia 5 tahun, aku dan kedua orangtuaku menyewa sebuah kapal untuk menyebrangi pulau. Ayah dan ibu mengajakku berlibur untuk liburan semester. Namun, takdir mengubah segalanya. Kapal tersebut berlubang secara tiba-tiba dan alhasil kami tenggelam perlahan ke dasar laut. Untungnya, kami sempat ditemukan oleh seorang nelayan yang tak sengaja tengah berlayar untuk mencari tangkapan ikan. Aku dan ayah selamat akan kejadian tersebut. Akan tetapi, ibu, ia tak dapat diselamatkan lagi. Tuhan lebih menyayangi ibu. Kejadian itu mengubahku dari gadis yang periang menjadi gadis yang pendiam. Sejak saat itu, aku phobia akan laut. Limnophobia ini membuatku selalu teringat akan ibu. Masa suram itu tak dapat kuhilangkan dari ingatanku sampai aku saat ini. Suatu hari, aku bertemu dengan seorang lelaki yang mengajarkanku banyak hal tentang dunia ini. *** Apa yang dilakukan lelaki itu? Apakah aku bisa menghilangkan phobia itu? Ataukah malah menambah kebencianku terhadap laut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luminaria
  • Better Than Bollywood
  • It just felt right because It was unnecessary drama.
  • Abadi Mohabbat ✓
  • Rooh
  • Can We Just Be Us? | KiriBaku
  • Tu woh chaand
  • ☆COLLEGE VALA LOVE☆
  • Till my last breath [Completed ]
  • My Boyfriend's Best Friend: Diary Of A Delightful Disasters
Luminaria

Morinathia Rosales lived for the thrill of luxury - designer labels, champagne toasts, and flawless skin. To her, happiness always came with a price... until the price turned out to be her life. Waking up in a world unknown, she finds herself in the body of a royal - not on a throne, but in chains. From glam to dungeon, from clinking champagne glasses to the screech of iron rails that caged her in. Her second life doesn't crown her a queen... it chains her as a prisoner.

More details
WpActionLinkContent Guidelines