Senja Kala Itu

Senja Kala Itu

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 25, 2017
Entah kenapa aku merasa ada sesuatu yang belum bisa kulepaskan, meskipun ku coba berulang-ulang kali, beratus-ratus kali bahkan sampai berpuluh-puluh kalipun rasanya tetap sama. Sakit ? Ehmmm jangan tanyakan lagi padaku Aku sama skali masih belum bisa melupakannya. Rasa itu, kenangan itu, masih tertanam jelas dalam ingatanku. Melupakannya ? Sulit ! Kamu tau beberapa hal tidak akan kembali utuh bahkan ketika kamu berusaha memperbaikinya, seperti kaca yang pecah, ketika kamu menggabungkan dua sisi yang retak dan berusaha menutupinya dengan selotip, ia akan tetap terlihat cacat. Jangan mencintai jika pada akhirnya kamu harus memberi luka !! Aku yang dulunya adalah gadis periang, cerewet, bawel, reseh, nyebelin, banyak ditaksir orang, gadis terkenal, memiliki segala kemewahan, dimanjakan orang tua dan memiliki tiga orang sahabat superrr baik. Tapiii..... Mendadak menjadi lemah, terluka karna cinta seorang pria yang sangat dicintainya, yang membuat dirinya terus berpikir apa maksud dari semua hal ini ? Bagaimana bisa ini terjadi ? Pengkhianatan yang tak pernah terpikirkan olenhnya !
All Rights Reserved
#10
kegelisahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say You Love Me Too
  • Cempaka Terakhir ✔
  • Mahligai Sunyi
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • You're Here, But Not For Me
  • Yang Tertinggal
  • Cahaya Dirimu
  • False Hopes
  • Kamu [SELESAI]✔

"Hidup aku berwarna jika ada kamu.. Aku mohon, jangan pergi ya??" Aku melihat sekilas wajahnya yang sendu menatap ku seperti bayi memohon meminta dibelikan mainan. "Gua harus pergi sek... EHH?!" serangan yang sangat tiba tiba, aku terkejut saat ia langsung memelukku erat sembari menangis sesenggukan yang semakin menjadi jadi. "Hah.." Biarlah dia menangis dulu sepuas puasnya dipelukanku, karena usaha yang sia sia juga melepaskan pelukan dari nya. Beberapa detik terjadi keheningan dan tiba tiba pria yang memelukku ini berbicara dengan suara serak nya di telinga ku. "Jangan pergi, kalau Lo ingin menghilang bawa gua juga. Tetapi kalo lo pergi tanpa bawa gua, terpaksa gua buat lo menghilang bersama gua terlebih dahulu" "...." Nita hanya ingin hidup bahagia selepas dari masalah percintaan nya 3 tahun silam. Dia hanya memperkirakan bahwa jika ia tak berjumpa dengan mantan nya itu, Nita akan berhasil melupakannya. Nita dibantu oleh rekan kerjanya untuk membantu melupakan mantan nya dengan memberi dukungan setiap waktu. Namun, mengapa akhir akhir ini Nita merasa perlakuan temannya ini berbeda?? Nita mencoba menggambarkan situasi saat ini namun tak berani bertanya pada pihak temannya. Kalau salah kan malu sendiri, pikir Nita saat itu. Namun, sifat itu semakin di tunjukkan oleh teman Nita saat pertemuan perdana Nita dan mantannya setelah 3 tahun berlalu. Nita tak tau dengan perasaan nya. Dibilang ingin kembali ke mantan nya Nita juga tak mau, lalu juga di sisi lain temannya ini seperti tak mau kehilangan Nita. Diibaratkan melepaskan di luar, menjerat di dalam. #cerita ini tak berkaitan sama sekali dengan kehidupan seseorang, ini asli dari imajinasi author.

More details
WpActionLinkContent Guidelines