Mercy [Cameron/Shawn]

Mercy [Cameron/Shawn]

  • WpView
    Membaca 127
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 13, 2017
Alexa Elliana Dawson. Seorang gadis yang merasa kebahagiaannya selalu diambil paksa. Ia merasa semua orang yang ia percaya mati-matian selalu mengambil kebahagiaannya. Tapi ia juga merasa bahwa sesungguhnya bukan hanya dirinya yang tersakiti, tapi orang-orang disekitarnya juga. "Jangan pernah merasa kau yang paling tersakiti. Karena sesungguhnya kita semua sakit. You are not the only one who broken." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SEBELUM BACA HARAP FOLLOW DULU, KARENA ADA BEBERAPA PART YANG DIPRIVATE :) Enjoy reading! Don't forget to VOTE+COMMENT yaa :) Thanks, All the Love. Nxx
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#38
fan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • You Are Mine [Terbit]
  • Secret Love
  • Breakdown : Tears Of An Angel
  • Treat You Better [S.M]
  • TITIK LUKA
  • Silence In Their Minds
  • Hallo Alisa (SELESAI)
  • 5 Years Later
  • Tired Soul
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan