Mercy [Cameron/Shawn]

Mercy [Cameron/Shawn]

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 13, 2017
Alexa Elliana Dawson. Seorang gadis yang merasa kebahagiaannya selalu diambil paksa. Ia merasa semua orang yang ia percaya mati-matian selalu mengambil kebahagiaannya. Tapi ia juga merasa bahwa sesungguhnya bukan hanya dirinya yang tersakiti, tapi orang-orang disekitarnya juga. "Jangan pernah merasa kau yang paling tersakiti. Karena sesungguhnya kita semua sakit. You are not the only one who broken." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SEBELUM BACA HARAP FOLLOW DULU, KARENA ADA BEBERAPA PART YANG DIPRIVATE :) Enjoy reading! Don't forget to VOTE+COMMENT yaa :) Thanks, All the Love. Nxx
All Rights Reserved
#2
dallas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silence In Their Minds
  • Secret Love
  • Treat You Better [S.M]
  • Breakdown : Tears Of An Angel
  • ELEANOR
  • 5 Years Later
  • My Secret Wish || S.M [ Shawn Mendes ]
  • Lost Star  [ S•M ] [Completed]
  • STORY KEISHA (TAMAT)

--- Azellea selalu terlihat ceria. Senyumnya sehangat matahari pagi, tawanya seperti lagu yang menenangkan. Di sekolah, ia dikenal sebagai gadis yang ramah, penuh semangat, dan selalu membuat orang lain nyaman berada di sekitarnya. Namun di balik semua itu, tersembunyi luka-luka yang tak pernah ia tunjukkan. Dari rumah yang tak lagi terasa seperti rumah, dari pertemanan yang menyisakan pengkhianatan, hingga cinta pertama yang justru meninggalkan jejak paling perih. Azellea menyembunyikan segalanya di balik senyum dan kata-kata positifnya. Karena baginya, menunjukkan kesedihan adalah tanda kelemahan. Dan menjadi kuat... adalah satu-satunya cara agar ia bisa bertahan. Tapi sekuat apa pun seseorang berpura-pura bahagia, luka yang tak diobati akan terus membesar. Sampai akhirnya, Azellea harus memilih: terus menjadi "baik-baik saja" atau mulai menyembuhkan dirinya yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines