Story cover for Future and Past by NailuAulia
Future and Past
  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published May 25, 2017
Tak semua yang kau miliki akan selalu menjadi milikmu. Akan ada saatnya dimana yang kau miliki, bukan jadi milikmu lagi. Jika kau tak bisa menerima nya, biarkanlah. Jika kau tak bisa membiarkan nya, maka berpikirlah. 

Pedulikan masa depanmu, belajarlah dari masa lalu mu. Menurutku, masa lalu adalah hal yang sangat berharga. Sehingga itu tak perlu untuk dilupakan, tak perlu untuk disesali. Bagaimanapun juga, kau pernah memilih masa lalu. 

Pedulikan masa lalumu, pikirkan untuk masa depanmu. Masa depan adalah hal yang harus kamu rencanakan. Bagaimanapun juga, masa depan tidak akan tercapai jika kamu tidak mengingat masa lalu.
All Rights Reserved
Sign up to add Future and Past to your library and receive updates
or
#299ceritakehidupan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Paket dari Tuhan cover
SHEARAYLA cover
Sahabat Jadi Cinta cover
Untukmu, Seluruh Nafas Ini cover
Kutinggalkan dia karena Dia cover
Why Can't I Hold You? cover
RANNA cover
Stupid Love [END] cover
Aku Kamu Dan Dia cover
The First, Not the Last cover

Paket dari Tuhan

12 parts Complete

Aku berlari dari masa laluku berharap ia tidak akan mengikutiku. Aku pikir semua akan baik-baik saja dengan pergi dari kehidupan lamaku seolah-olah tidak ada yang terjadi. Aku pergi meninggalkan keluargaku, sahabat dan teman-temanku termasuk kamu. Tetapi aku salah, masa lalu tak akan pernah berhenti mengikutiku jika aku tidak berdamai dengan masa laluku. Padahal sudah banyak waktu yang terbuang untuk menjauhinya namun ketika aku kembali ke kotaku masa lalu kembali. Haruskah aku berlari lagi atau... Mungkin inilah saat yang tepat bagiku untuk menyelesaikan hal yang belum terselesaikan di masa lalu. Meski harus sakit kembali karena harus kembali mengingat masa itu. Tetapi itu lebih baik supaya masa laluku tidak membebani masa depanku. Dan akhirnya ini adalah keputusan yang tepat, karena aku menemukan dia setelah aku menyelesaikan masa laluku. Dia yang ada di masa depanku... Dia seperti paket yang datang dari Tuhan, walau lama namun tidak terlambat.