WINGS
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2017
Aku seorang gadis yang punya impian yang sangat besar. Impianku adalah membangun sebuah tempat yang dapat mengabulkan impian orang lain. Dengan kata lain impianku adalah menjadikan impian orang lain menjadi kenyataan. Bagiku setiap impian itu penting. Aku sangat benci melihat ada orang yang meremahkan ataun menghina impian orang lain. Setiap impian sangat berhaga. Biarpun impian itu hanyalah sebuah keinginan untuk memiliki setangkai bunga mawar. Itu juga penting. Aku hanya gadis miskin yang selalu diremehkan, dihina, dan direndahkan oleh orang lain. Tapi aku yakin impianku pasti akan terwujud. Sekarang aku mungkin masih merangkak tapi nanti aku akan melangkah, kemudian bejalan, berlari, dan akhirnya aku akan terbang. Akan ada banyak rasa sakit yang aku alami ketika aku menunggu sayap itu tumbuh tapi aku akan berusaha. Demi impian itu...
All Rights Reserved
#35
wings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • AZIZI [ZeSha] || GXG  [END]✓
  • About me (aku bocah alay)
  • LINE OF DESTINY
  • ALUNA
  • Jangan pergi (End)
  • ALEA
  • Air Mata Impian

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines