Bukan ZONK!

Bukan ZONK!

  • WpView
    Reads 8,068,782
  • WpVote
    Votes 318,354
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 26, 2025
"Jadi gue harap lo bisa akting" Abel mendongak menatap bingung Aidan "Akting? Untuk apa?" Aidan berdecak. "Hamil!" bentak Aidan ketus. Abel terkesiap Akting hamil? Padahalkan dirinya memang benar-benar hamil! Kegilaan macam apa lagi ini! "Gue harap lo bertindak layaknya wanita hamil" Abel mendengus. Memangnya wanita hamil bertindak seperti apa? "Pokoknya sebelum bayi itu lahir, lo harus bertindak layaknya orang hamil. Jangan lupa setiap bulannya lo harus membesarkan ukuran perut, dan buat se 'real' mungkin biar orang-orang percaya" Abel tersenyum miris mendengar setiap ucapan yang Aidan lontarkan. Bagaimana mungkin dirinya harus berakting layaknya orang hamil, sementara dirinya sendiri hamil tanpa diminta? Aidan langsung berbalik pergi, Abel mendengus. Kemudian menundukkan kepala menatap perut datarnya "Sabar ya sayang, jangan merasa 'aneh' mendengarkan percakapan mama tadi. Seengaknya mama nggak harus nutupi perut mama untuk bulan-bulan selanjutnya kan?" jelas Abel, pada calon bayinya. Setidaknya dengan adanya 'titah' Aidan ini. Mau sebesar apapun perut Abel nanti, ia tak perlu risau, karena pasti Aidan akan menganggap 'perut buncit' Abel itu bohongan. (CERITA SUDAH TERSEDIA LENGKAP DI KARYAKARSA!) Start: 27/6/1
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sesal Yang Terlambat
  • Stay (Away)
  •  WARNING!!! Istriku Pikun (End)
  • Baby Maker Machine
  • AUTO JANDA [ TAMAT ]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • The Prince's Curse
  • My Love Kim
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Black Marriage [SELESAI] ✓

"Cukup ambil bayimu, kenapa harus sampe menikah dengan OG rendahan itu, Israd?"tanya Zia marah dengan mata melotot tak terima pada sang anak. "Biar aku punya kekuatan hukum, Ma. Biar anak itu jatuh sepenuhnya ke tanganku tanpa ada drama dan perlawanan di masa depan, hanya itu. setelah dia melahirkan, aku ceraikan dia, usir dari rumah, dan anakku mama bawa Ke Singapura. Biar dia tidak bisa melihat anaku sedikitpun, masalah selesai, lalu aku menikah dengan kekasihku."jawab Irsad tenang, tapi percayalah, ucapan dengan nada dan raut tenang Irsad, membuat seorang perempuan mungil yang menempel bagai cicak di belakang pilar, menggigil takut dengan hati yang amat sakit di dalam sana mendengar semua ucapan para orang kaya jahat itu. Tapi, untung saja, dia bisa menguasai diri dengan cepat. lalu senyum sinis, terbit begitu mengerikkan di bibirnya. "Oh begitu, ya. Indah sekali mimpimu para orang kaya, tapi maaf, aku tak sebodoh dan selugu itu! Ku pastikan di hari pernikahan, aku sudah pergi sejauh mungkin dari hidup kalian para penjahat bersama dengan anakku pastinya!"desisnya bagai janji hidup dan matinya. Walau dia orang kampung dan miskin, jangan harap dia selugu seperti yang di pikirkan oleh Irsad bejat yang sudah menodainya 2 bulan yang lalu!

More details
WpActionLinkContent Guidelines