tjemboeroe ; the beginning.

tjemboeroe ; the beginning.

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 175
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 9, 2017
[#433 DALAM HUMOR (14-06-2017)] [DIBACA = CEMBURU] "Mel gimana ini Mel?! Hatiku terasa berdenyut sangat cepat, dag dig dug!" teriak Leha heboh seperti dapat piala 'Panasonic Global Awards'. "Hati mah buat tempat bunuh racun di dalam tubuh, bukan buat dag dig dug. Adanya jantung yang berdenyut-denyut dag dig dug serr." "Ish, terima gak ya Mel? Haduh aaaa, gak bisa napas kuping gue!!" "Itu hidung lontong! Dasar kids jaman now, available available saja." Caramel melihat Cempaka alias si Sempak mbulak, Phobos, dan Rohmat. "Roh, dicariin Leha katanya dag dig dug jantungnya!" teriak Caramel memanggil Rohmat. Leha yang malu-malu kucing berlari masuk ke kelas. Caramel ikut menyusul Leha yang bagaikan 'sumo' berlari itu. "Lo gimana sih?! Buruan tuh udah disamperin, cepetan gue muak liat muka-muka lecek bau sempak mamel!" ketus Caramel sambil menyeret Leha keluar kelas. Tiba-tiba Caramel merasakan sesuatu memegang jari-jari kecilnya. Caramel meliriknya... . . . . . . . . Sempak memegang tangan Caramel sembari tersenyum. Mungkin ini mimpi buruk kesekian kalinya bagi Caramel yang tak terduga. "Awas ada kecoa terbang!!!"-Hehe "Masih saya pantau, nanti saya sleding kepalanya satu-satu." -Geraldi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ON SIGHT (Completed)
  • Caramel Macchiato [SELESAI]
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • THE CLIMB [Completed]
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • After J (Complete)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Argithan √
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines