Heartbreak Girl

Heartbreak Girl

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 22, 2018
Punya kembaran itu ada enak dan gak enak nya. Enak nya itu lo bisa ngobrol, main bareng, bercanda bareng kembaran lo. Pokoknya apa-apa itu bareng-bareng. Dan yang enggak enak nya itu lo bisa aja berantem sama kembaran lo dimana pun dan kapan pun. Mulai dari masalah sepele sampai ke masalah yang enggak bisa dianggap sepele. Dan kadang lo yang harus ngalah. Bayangin kalo lo jadi gue. Bayangin saat lo cinta sama seseorang cowok, dan tau-tau nya cowok yang lo cinta enggak cinta sama lo. Dia justru cinta sama kembaran lo. Sakit? Banget! Kalo lo mau tau ceritanya jadi gue, makanya baca buku gue. Gue maksa ya? Biarin lah yang penting gue cantik. Dan di sini lah cerita gue dimulai. ps : bahasa non baku,mengandung bahasa kasar. tidak diizinkan bagi anak berusia di bawah nol tahun, dan harus didampingi oleh orang tua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • He is not My Best Friend (End)
  • Just You [END]
  • Between
  • Three A's (3A)
  • Elina- kisah ku
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Amour
  • Why Can't I Hold You?
  • DEVIAN [END]
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines