My Beloved Nerd Girl

My Beloved Nerd Girl

  • WpView
    Reads 873
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 7, 2017
Sean dikenal sebagai orang yang angkuh, dan sombong. Dia tidak memperdulikan lingkungan sekitarnya sama sekali, bahkan kepada kedua temannya. Namun sikap buruk Sean perlahan-lahan mulai lenyap saat ia berkenalan dengan seorang perempuan. Perempuan cantik yang sikapnya bertentangan dengan Sean. Tapi apakah mereka bisa bersatu dan saling mencintai? Atau mereka jadi saling menjatuhkan? Adakah pihak ketiga dalam hubungan mereka? Baca aja ceritanya ^^ DIMOHON DUKUNGANNYA JANGAN LUPA VOTE DAN COMMENTNYA TERIMA KASIH
All Rights Reserved
#648
nerd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFIKA [ END✔ ]
  • Cupu is Ketua Geng [COMPLETED]
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • NAYVAN [END]
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • When I Love You☑️
  • SEAN'S(Completed)
  • Bad Boy (COMPLETE)
  • 𝑭𝒂𝒌𝒆 𝑵𝒆𝒓𝒅 𝑪𝒐𝒍𝒅 𝑮𝒊𝒓𝒍 [𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈]
  • REANDRA [END]

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines