100: Enchanted Quill

100: Enchanted Quill

  • WpView
    LECTURAS 325
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 3, 2020
Hunter Andersson tak pernah menyangka seekor gagak yang ditemuinya akan merubah hidupnya. Hunter adalah seorang anak dari keluarga yang baik. Keluarga Andersson adalah keluarga yang dekat dengan sang Raja. Cukup dekat untuk disebut tangan kanan Raja dalam masalah politik. Suatu saat, kedua orangtuanya dibunuh. Tidak ada yang tahu siapa pelakunya. Pemakaman kedua orangtuanya berlangsung haru, sampai seekor gagak tiba-tiba hinggap di bahu Hunter. Gagak itu bertanya pada Hunter, apakah ia mau melenyapkan rasa takutnya yang paling dalam? Gagak itu memberikan salah satu bulunya pada Hunter. Semuanya, semua orang yang menghadiri pemakaman itu, terdiam sesaat. Sebelum akhirnya menangkap Hunter sebagai penyihir. Dipenjara, disiksa, dan akan dihukum mati, Hunter memutuskan untuk menuliskan kekesalannya pada surat terakhir sebelum eksekusi hukuman matinya. Bahwa ia, Hunter Andersson takut mati. Lalu, tujuh ratus tahun berlalu...
Todos los derechos reservados
#421
immortal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I just want to die
  • Poison Of Love
  • Eldblood: The Beating Stone
  • The Devil Cruel [COMPLETED]
  • Kehadiran Yang Tak Dianggap(TERBIT)
  • Senja
  • Sorry Not Sorry
  • Mas! || ThomasKong✔
  • [END] Little Anna

Kael tidak pernah percaya pada takdir-apalagi fiksi. Tapi setelah mendengar temannya meracau tentang sebuah novel fantasi buruk berjudul "Chronicles of the Crown", ia justru terbangun di dunia itu. Parahnya lagi, ia berada dalam tubuh Kevalen Kazharia-seorang tokoh minor yang dicap pengkhianat dan ditakdirkan mati di usia 28 tahun. Sebuah sistem aneh muncul, memberi satu penjelasan: "Jika kau ingin kembali ke duniamu, maka kau harus mati." Tapi setiap kali ia mencoba mengakhiri hidupnya, nasib malah memelintir keadaan: ia menyelamatkan seorang anak, menggagalkan kudeta, menyatukan kerajaan, dan kini... dianggap sebagai harapan umat manusia. Dengan waktu yang terus berdetik menuju tanggal kematiannya, Kael-yang kini menjadi Kevalen-berusaha mempercepat akhir. "Aku hanya ingin mati!! Kenapa susah bangeet?!!!!!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido