I Just Did

I Just Did

  • WpView
    Reads 698
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana perasaan seorang player wanita tiba-tiba ditolak oleh seseorang. Begitu lah perasaan Mirza saat dia hanya ingin mendekati adik kelasnya karena sebuah tantang dari sabahat-sahabatnya. Malah dia sendiri terasa tertantang. "Bukan Mirza namanya kalau menyerah begitu saja" ucap Mirza sombong. "Tidak ada yang akan menolak pesona Mirza Akbar". Berbeda dengan Lita Ajeng. Dia sama sekali tidak suka dengan kakak kelasnya yang bernama Mirza. Maka di tertarik untuk mengerjai kakak kelasnya itu. "Biarin sekali-sekali dekerjain sama cewek" ucapnya terkekeh. "Ga semua perempuan suka sama dia. Karena ada faktanya,yaitu gue". Ini cerita pertama ku. Jadi kalo ada kesalahan atau ga jelas tolong di maklumi. Namanya juga pertama kali. Jangan lupa like dan komenya.
All Rights Reserved
#29
lita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARSEN (ON GOING!)
  • Paradoks Cinta
  • GAME OVER [TERBIT]
  • About You
  • Markxelio
  • MEISYA
  • Watching You (Kezra & Eric) (END)
  • My ice girl

"heh Babi!" Panggil arsen ngegas Lyodra mengerut kening nya bingung, kenapa pria aneh ini datang-datang langsung melabraknya?. "soasik lo! babi teriak babi!" Sarkas lyodra Asren berdecak lalu menunjuk body mobilnya yang sedikit penyok ulah lyodra. " Lo liat mobil gue jadi lecet!" Sentak arsen Lyodra melirik kearah mobil arsen lalu kembali menatap sang pemilik mobil itu. "Suruh siapa ngerem mendadak?, Maka nya kalo gabisa bawa mobil gausa banyak gaya!" Sahut lyodra ketus. Arsen melebarkan mata nya kaget, berani sekali gadis satu ini. Belum tahu siapa arsen?! "Trus kalo mobil Lo lecet gue harus apa?!" Tanya gadis itu. "Ganti rugi lah!" Lyodra menatap arsen tak minat, bukannya menjawab atau menyetujui kemauan si arsen. Gadis itu justru melongos pergi begitu saja. "Gua tandain muka Lo!" Gumam arsen sambil menatap permusuhan pada gadis itu. __________ First my story'..

More details
WpActionLinkContent Guidelines