About you

About you

  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 28, 2017
WpInfo
Poetry
Tentang dia yang tak terungkap Hanya kata yang tak diungkap Bercerita dengan kata Dia sahabat, tapi selalu menjadikanku hebat. Membuatku merasa spesial. Dia dekat, sempat dekat Seakan dinding pembatas antara sahabat dan cinta sedang bersatu. Sekarang jauh, sangat jauh... Sampai aku lupa aku pernah memiliki rasa Hingga keadaan yang tercipta selalu menyakitkan ( seperti ini )
All Rights Reserved
#20
aboutyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • DikaRanggi
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Semu
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Rindu yang berjarak

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines