We Were Strangers

We Were Strangers

  • WpView
    Reads 3,142
  • WpVote
    Votes 240
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 7, 2018
Abellia Percival Wanders pernah mencintai satu pria yang ia kira tak akan pernah mencintainya. Delapan tahun kemudian, Devon Nicholas Wulfric McCourtney mencintai satu wanita yang telah ia sakiti. Ini bukan kisah Cinderella, dimana pangeran dan rakyat jelata. Bukan. Dahulu mungkin, tapi sekarang Cinderella telah menjadi seorang puteri. Bukan karena menikahi pangeran, tapi karena ayahnya adalah seorang raja. "We are strangers, Devon." "We were strangers, Abellia. We were, until i fell for you again."
All Rights Reserved
#2
romacestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Prince
  • HATE YOU 1%( COMPLETE)
  • My Perfect Doll
  • I LOVE LOVEGOOD
  • Prince Of Richland
  •  MY WIFE IS MY NURSE
  • Choose Me, My Boy! (Kim-McKenna SERIES #2)
  • Between My Heartbeats (COMPLETED)
  • A Heart for Taking
  • AFTER MIDNIGHT (Another Side Of Cinderella) [COMPLATE]

*second sequel of 27 to 20* Patah hati ditinggal menikah oleh gadis masa kecilnya yang sangat ia cintai, Mario Stevan Geovanni menjadi sosok yang lebih dingin dari sosoknya yang sudah dingin sebelumnya. Pria Adonis yang serba perfeksionis itu melimpahkan seluruh sakit hatinya pada pekerjaan yang ia geluti, sebagai editor novel sekaligus menjalankan perusahaan penerbitan yang ia dirikan sendiri. Otaknya telah mengeliminasi kata cinta dan ketertarikan pada lawan jenis. Tapi bukan berarti dia gay! Hey, dia terlalu mempesona untuk menjadi seorang gay! Sampai seorang gadis muda, Evelynn Carolina, penulis baru yang sangat berbakat, masuk ke hidupnya dan berusaha mengenalkannya kepada kata beraksara 'Cinta' itu lagi dan menjulukinya sebagai pangeran di kisah 'fairy-tale-like' novelnya. Mungkinkah Evelynn dapat melelehkan es yang membentengi pangeran tampannya? Dan dapatkah Mario melihat Evelynn bukan sebagai 'gadis muda yang merepotkan', tapi sebagai seorang 'wanita dewasa yang mencintainya'? PS: ceritanya seabsurd yang nulis, jadi mohon dimaklumi *bow*

More details
WpActionLinkContent Guidelines