The Secret Power

The Secret Power

  • WpView
    Membaca 269
  • WpVote
    Vote 40
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 6, 2019
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Milo, seorang penulis remaja yatim piatu yang sederhana dan biasa-biasa saja, tiba-tiba didatangi seorang gadis seumurannya yang akan membawanya ke Lightia. The Seven Light. Mereka menyebutnya begitu. Sebuah tim berisi tujuh orang yang memiliki kekuatan super ini mengemban tugas yang cukup berat dan berbahaya. Milo tak percaya dapat menjadi bagian dari tim. Pasalnya, ia tak punya kekuatan super apapun. Ia yang terus-terusan mengikuti pelatihan pengembangan kekuatan di Lightia, tetap tak dapat menemukan sumber kekuatannya. Hal itu tak membuat Milo patah semangat karena ia selalu mengingat kata-kata ayahnya, "Anyone has the super power, but just several of them has the secret power." Copyright©2018 by lightbluespider
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#92
petra
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Moonlit Shrine of Secrets
  • Cyra and the super red moon
  • Seven Wariors
  • Our Secret Ability 『END』
  • Academic Mirabelis The Hidden Magic
  • The Eternal Suffering: Immortality
  • Rahasia yang Terkubur
  • i'm Pick Me Girl

Di puncak gunung yang terlupakan, berdiri sebuah kuil tua yang hanya muncul saat bulan bersinar penuh-sebuah tempat di mana sihir kuno masih bernafas, dan rahasia masa lalu tertulis pada batu-batu yang membisu. Di sanalah tinggal Miko, gadis kecil setengah rubah, penjaga abadi kuil yang tak terikat waktu. Tubuh mungilnya menyimpan kekuatan yang bahkan tidak ia pahami sepenuhnya. Ia lebih sering muncul sebagai rubah putih kecil yang menyendiri di bawah pohon sakura tua, menatap langit dengan tatapan kosong. Hao, seorang remaja yang hidup di desa bawah kaki gunung, selalu datang ke kuil itu. Ia tidak pernah bertanya kenapa, hanya merasa damai saat berada di sana. Mereka bertemu-selalu dalam sunyi, selalu dalam bentuk rubah. Hao tak pernah tahu bahwa rubah kecil yang duduk di sampingnya itu bisa bicara, bisa merasa. Miko pun tidak pernah menunjukkan siapa dirinya. Hubungan mereka tetap sederhana: dua jiwa yang tenang di tempat penuh rahasia. Namun, dunia tak selamanya tenang. Saat bintang jatuh melintasi langit dan gema mantra kuno mulai bangkit dari dalam kuil, Miko dan Hao harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua rahasia bisa disembunyikan... dan beberapa di antaranya memilih untuk bangkit sendiri. Karena di kuil yang hanya muncul saat bulan memanggil, sihir tidak hanya hidup-ia menunggu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan