KEKASIH TERAKHIR

KEKASIH TERAKHIR

  • WpView
    Membaca 501
  • WpVote
    Vote 37
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Kam, Jun 1, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
Dalam hidupku; aku hanya mencintai seorang wanita yang sejak pertama kali aku melihatnya disaat usiaku 12 tahun kala itu. Kini sudah 17 tahun berlalu, aku tetap mencintainya walau dia tak pernah mencintaiku sekalipun. Dan selama itu aku terus menulis tentangnya, tentang segala perasaanku tanpa dia tahu tulisanku ini. Karena bagiku menulis tentangnya adalah caraku mengagumi keindahannya, caraku meluapkan rinduku padanya. Kini aku ingin berbagi dengan kamu, bukan maksudku mau dipuji dan dihargai atas jerih payahku menunggu. Hanya saja aku ingin kamu tahu bahwa masih ada lelaki seperti aku didekatmu. Cerita ini sudah aku simpan rapat sejak belasan tahun lalu tanpa ada yang tahu. Seiring kupendam cinta beserta rindu dan air mata untuk mengingatmu; Anisa Yuniar Purwana (2000-2007). Mari ikutilah serial cerita cintaku... Membacalah untuk mengenal dunia, dan menulislah untuk dikenal dunia. -AnggaNudatar-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#236
cintapertama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Misunderstand
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • DIA SUNSETKU
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Another You, Another Way (Pain Series #3)
  • When Love is Breaking
  • Pelukan Terakhir

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan