KEKASIH TERAKHIR

KEKASIH TERAKHIR

  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 1, 2017
Dalam hidupku; aku hanya mencintai seorang wanita yang sejak pertama kali aku melihatnya disaat usiaku 12 tahun kala itu. Kini sudah 17 tahun berlalu, aku tetap mencintainya walau dia tak pernah mencintaiku sekalipun. Dan selama itu aku terus menulis tentangnya, tentang segala perasaanku tanpa dia tahu tulisanku ini. Karena bagiku menulis tentangnya adalah caraku mengagumi keindahannya, caraku meluapkan rinduku padanya. Kini aku ingin berbagi dengan kamu, bukan maksudku mau dipuji dan dihargai atas jerih payahku menunggu. Hanya saja aku ingin kamu tahu bahwa masih ada lelaki seperti aku didekatmu. Cerita ini sudah aku simpan rapat sejak belasan tahun lalu tanpa ada yang tahu. Seiring kupendam cinta beserta rindu dan air mata untuk mengingatmu; Anisa Yuniar Purwana (2000-2007). Mari ikutilah serial cerita cintaku... Membacalah untuk mengenal dunia, dan menulislah untuk dikenal dunia. -AnggaNudatar-
All Rights Reserved
#41
selamattinggal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sillage
  • Pelukan Terakhir
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Another You, Another Way (Pain Series #3)
  • Sekali Lagi (End)
  • Antara Aksara dan Kata
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
Sillage

Aku mengenalnya tanpa pernah benar-benar tahu siapa dia. Tatapannya seperti jejak wangi yang terus membekas, meski dia tak pernah tahu bahwa aku mengingatnya di setiap detik yang berlalu. Jenny. Nama yang tak pernah aku lupakan. Dia hadir dalam setiap mimpiku, setiap bayangan yang tak pernah terhapus dari ingatanku. Perasaanku padanya bukan sekadar cinta, tapi sesuatu yang lebih dalam-jejak wangi yang tak terhapuskan. Kami pernah dekat, namun jarak dan waktu seolah sengaja memisahkan. Kenangan yang dulu begitu kuat kini terasa seperti mimpi yang perlahan memudar. Tapi aku tak bisa melupakan. Sillage-nya masih ada dalam setiap detak jantungku. Ketika takdir mempertemukan kami lagi, aku tahu aku tak akan pernah bisa lari dari perasaan ini. Cinta yang dulu pernah terluka, kini bangkit kembali, lebih kuat dan tak bisa diabaikan. "Sillage" adalah kisah tentang jejak kenangan yang tak pernah benar-benar hilang, cinta yang tak terelakkan, dan sebuah perjalanan menuju kedamaian hati. Aku hanya ingin tahu, apakah dia merasakan hal yang sama seperti aku? Karena di dalam sillage-nya, aku menemukan diriku sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines