Labirin Memoir [SUDAH TERBIT]

Labirin Memoir [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    Reads 259,110
  • WpVote
    Votes 2,621
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 30, 2018
HOLLOW BOOK VERSION IS AVAILABLE NOW. Hollow ganti judul jadi LABIRIN MEMOIR dan OPEN PO sampai tanggal 13 Desember 2020♡ ◇ ◇ ◇ aira tidak menyangka bahwa kepulangannya dari rumah perawatan di pulau terpencil itu membuatnya tidak tenang. seluruh isi rumah terlihat menutup diri padanya, bahkan kedua orang tua aira. hanya satu orang yang senang dengan kepulangan aira, yaitu kakaknya; karina. namun, seisi rumah tidak menganggap nyata akan kehadiran karina. terkadang aira merasa karina hanya hantu di rumahnya. asing semakin terasa ketika ia kembali ke rumah perawatan itu dan menemui helena juga vano, teman semasa ia dirawat. satu per satu pasien di rumah perawatan itu hilang. helena terkunci, sementara vano dan aira merasa tidak asing dengan hubungan mereka yang padahal sebelumnya tidak saling mengenal. satu yang mereka bertiga sadari, ada yang aneh dari rumah perawatan itu, dan mereka harus segera keluar dari sana. Hit #75 on Horror [Thu, June 22nd 2017] Hit #34 on Mystery/Thriller [Sat, Nov 11st 2017]
All Rights Reserved
#488
psychological
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TABIR ILUSI ( TAMAT )
  • Bisikan Mereka ✔
  • Alverissa [Proses Terbit]
  • 𝐀𝐆𝐑𝐀𝐕𝐄𝐍
  • ⓂⒺⓃⒹⒶⓀⒾ ⓀⒶⓀⒾ ⓁⒶⓃⒼⒾⓉ
  • ✔Rebirth (The Promise)
  • Handsome Psychopath Wanted [Complete]
  • Hari Ini untuk Esok
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]

~ Cerita Tabir Ilusi akan segera melangsungkan masa Pre-Order kedua yang direncanakan pada bulan Mei, ikuti terus dan jangan sampai ketinggalan yaaa .... ~ "Yee... kita liburan... kita liburan...," tanpa ia sadar, Devanka mengacung-acungkan sendok dan garpu di kedua tangannya sebagai penggambaran energi kegembiraan yang ia rasakan. "Terima kasih. Pa," bisik Indira pada sang suami dengan senyumannya. Bimo hanya membalasnya dengan senyuman. Rencana bahagia yang semula telah dirancang, kini sirna. Teror tanpa henti menyasar keluarga Delisya, semenjak mereka semua menginap di sebuah bangun villa yang berada di puncak, dan dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan Ketakutan pun terus dirasakan setiap saatnya. Bagaimanakah cara mereka untuk keluar dari serangan tak kasat mata itu? Adakah fakta dibalik teror bertubi-tubi, yang menghantui keluarga Delisya? 'Mungkin saat kalian membaca cerita ini, sosok menyeramkan itu tengah berada di sebelah kalian' __________________________________________ Jangan lupa vote, sebelum atau sesudah baca ya, yuk support cerita ini... dan happy reading para good readers.

More details
WpActionLinkContent Guidelines