Sepuluh Bulan

Sepuluh Bulan

  • WpView
    Reads 131,774
  • WpVote
    Votes 12,220
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 6, 2023
WpInfo
Fanfic
Menikah dengan pria yang baru dikenal? Hanya karena butuh tempat untuk bernaung. Gila memang tapi nyata adanya! Graciana Prilly gadis yang dibuang keluarganya sendiri tak mempunyai pilihan selain menerima sebuah pekerjaan menjadi seorang Istri! "Selama tiga belas bulan setelah itu saya akan menceraikan kamu. Apa saja yang kamu mau akan saya berikan." "Tujuh bulan aja. Tiga belas bulan itu lama!" "Sepuluh bulan tidak ada penawaran lagi. Atau lima belas bulan?"- Zehanali Shafwan. Mereka terlalu menyepelekan arti suci sebuah pernikahan. Tanpa disadari mereka saling membutuhkan dan melengkapi satu sama lain. Akankah pernikahan ini akan bertahan? *** ▄Ini bukan hanya kisah tentang pernikahan, tapi ini tentang pentingnya menghargai waktu, kepercayaan, memaafkan,bahkan penyesalan. #High Rangking #01 in apl 04/12/20 #03 in wattysid 14/12/20 #02 in sastra 20/12/20
All Rights Reserved
#19
apl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • CERITA KITA
  • Dear Nafiza (Proses Revisi/terbit)
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-
  • All About Us (COMPLETED)
  • Happy Family [SELESAI]
  • My Familly
  • [BG1]ADELIARLAN
  • UNEXPECTED MARRIAGE [END]
  • Please, Marry Me!

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines