You're[1] MINE

You're[1] MINE

  • WpView
    OKUNANLAR 2,478
  • WpVote
    Oylar 86
  • WpPart
    Bölümler 15
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Paz, Eki 1, 2017
"Kau tahu? Cintaku ini seperti layaknya aku Bulan dan kau Bintang, kau mungkin akan jatuh untuk menghiasi indahnya malam dan membuat seseorang mengharapkan sesuatu yang mungkin saja akan terkabul, lalu membuat semua orang menyukai mu. namun aku tidak, aku tidak akan pernah bisa jatuh untuk dilihat orang banyak. Karna kau tau? Ini seperti cintaku padamu, aku akan tetap Setia di langit dan melengkapi keindahan mu, selalu ingin terlihat Indah olehmu, karna aku hanya ingin terlihat istimewa untukmu, tak perlu aku dipandang Indah dan disukai orang lain, karna cukup kamu dan hanya kamu saja yang boleh melihat keistimewaan ku :)" [Beberapa part akan di private, follow saya jika ingin membaca, terimakasih]
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • My Boy Attention Cold  [SELESAI]
  • KKN; Where Were We Before? 1 (True Story)
  • RAIN [END]
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Crazy Matcmaking Z&K🍍
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Because I'm Stupid (End)

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi