Eksitasi Ragu

Eksitasi Ragu

  • WpView
    Reads 232
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 2, 2017
Satu hal yang menjadi pelajaran menakjubkan kala patah hati adalah patah hati tak sesederhana jatuh cinta. Pahitnya menyeringai kebiasaan baru sesederhana ucapan "good morning" lenyap dihantar senyap kosong melompong. Hati baru kini ku ukir rapi-rapi sembari menutup gores pelik yang entah aku atau dia goreskan. Sebab jalan tak melulu lurus, ketika persimpangan maka memilih adalah jalan terbaik. Bahwa berbeda tak semata-mata salah. Bahwa berpisah adalah cara paling ikhlas menyusun perkakas lekas-lekas.
All Rights Reserved
#248
ragu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retak yang Dipeluk
  • Something(Sekuel you Are Mine)
  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Promise
  • Apa Itu Cinta? (Completed)
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • TAK BERSAMBUT
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Lovakarta

Rie sudah biasa ditinggalkan. Namun, sudah biasa bukan berarti terbiasa ataupun baik-baik saja. Rie takut lukanya kembali basah. Maka, ia selalu menjauh dari segala hal yang dirasa akan mengikat hati. Siapa sangka, sosok Raga yang hadir bak tsunami yang datang menghempaskan isi bumi dan menenggelamkannya dalam rasa. Rie tenggelam dan tidak ingin ke permukaan. Rie ingin di sana, di rumahnya. Sayangnya, ditinggalkan atau meninggalkan adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa dihindari. Keduanya sama-sama menyisakan luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines