10:59
  • WpView
    Reads 609
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 11, 2017
Waktu bisa jadi petaka dalam banyak hal. Tapi terkadang, waktu hadir dalam bentuknya yang paling menggembirakan. Ia menyamar sebagai detik kelahiran, tanggal pernikahan, atau masa yang menyisakan kenangan. Waktu bisa jadi apa saja, pikir July. Pagi itu, July bertemu dengan lelaki asing. Apakah waktu akan berpihak pada nasib baik? atau justru berubah menjadi salah satu ancaman? 10:59
All Rights Reserved
#20
literature
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Morning Coffee
  • The Coffee Crush
  • The Red Angkot
  • Coffeealona
  • Arsyilazka
  • Perfect uncle ✓
  • ERLANGGA
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • When i have to say goodbye- the last of us

Elena mencoba untuk keluar dari ruang gelap di dalam kepalanya, tidak berani keluar rumah, takut bertemu orang, terutama laki-laki, banyak hal yang dia takutkan termasuk jika bertemu dengan orang itu kembali. Bayangan-bayangan itu terkadang masih terasa nyata yang sepertinya baru terjadi kemarin. Baru saja dia mencoba memberanikan diri untuk keluar, dan ada satu tempat yang membuatnya nyaman, Coffee Buy, sebuah cafe yang memberinya kenyamanan dan teman baru. Penuhnya canda tawa dan celotehan singkat membuatnya kembali bisa tersenyum dan bicara dengan orang lain. Satu persatu ketakutan dalam hidupnya mulai teratasi, namun orang itu kembali, dia bisa saja kabur, tapi ternyata ketika bertemu lagi tidak semudah itu. Morning Coffee Fresh brewing every morning Ang.Rose July 2022 Republish Maret 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines