Jakarta-Bali

Jakarta-Bali

  • WpView
    LECTURAS 57
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 1, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
"Nobody can't help you! Percuma lo ngeluh mulu. Cerita sana-sini, berharap ada orang yang iba trus bantuin lo. Yang ada orang-orang yang dengerin keluh kesah lo Cuma bisa nyinyirin lo dan ketawain lo dibelakang." Seketika aku menghapus air mataku dan menengadah ke arah sumber suara itu. Ternyata dia, dan dia duduk disampingku tanpa memandang kerahku. Padangannya tajam menghadap ke depan. "Apa maksud lo ngomong gitu?" Bibirnya menyunggingkan senyum sinis lalu pandangannya berganti arah kepadaku. Yang ada di benak Kara saat itu, ingin sekali memeluknya. tapi siapa dia? apa mungkin dia laki-laki yang sengaja dikirim Tuhan untuk mengisi kekosongan hatinya?
Todos los derechos reservados
#274
fiksidewasa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You're my mine[End✓]
  • Tokoh Utama
  • A New Beginning
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  • Komposisi Cinta (END)
  • THE CLIMB [Completed]
  • DIA MATAHARI 2: I'M THE WINNER
  • In Someone Elses Shadow
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]
  • Parts of You

Keep warning 🔞 ••• Seorang gadis cantik ditarik paksa oleh seorang pria tua yang tak lain adalah ayah nya,ia dibawa ke sebuah bilik kamar yang ada di hotel "ayah kenapa bawa aku kesini"ucapnya sambil menahan air mata "diam kau dan duduk disini"ucapnya "apa kau menjualku?" "iya aku menjualmu untuk kepentingan Bisnisku" "apa kau pikir bahwa bisnis mu lebih berharga dari putrimu ini?" "tentu saja Bisnisku lebih berharga daripada dirimu" "kau....aku kecewa padamu" "sudahlah diam saja" BRAK pintu kamar pun terbuka dan menampilkan seorang pria yang berumur 24 tahun dan itu adalah seseorang yang ia kenal "Revan?"ucapnya lirih pria yang bernama Revan itu pun menghampirinya dengan tas ditangannya "ambil ini dan serahkan dia kepada ku"ucapnya sambil membanting uang uang itu "apakah ini sesuai kesepakatan?" "tentu" "baiklah aku terima,dan kau jaga dirimu baik-baik"ucap ayahnya kemudian melenggang pergi •••• jangan lupa vote dan follow ya

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido