Titik Tertinggi : Bersama Senja

Titik Tertinggi : Bersama Senja

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
Senja, apa kau tau bahwa kau begitu indah? Kau mampu membawa suasana yang begitu nyaman. Ketika sebuah keheningan datang menghampiri, kau melengkapinya. Senja, warnamu begitu menenangkan, tidak gelap dan tidakpun terang. Ketika semua orang pergi disaat kau datang, tapi tidak denganku. Senja, aku harap aku mampu terus berada disini. Bersama Senja. " Apabila sebuah ungkapan mampu menimbulkan jarak, maka aku akan membiarkan ini tersimpan rapat." - Niko Alfian Prasetyo " Sebenarnya kau kenapa? Terkadang sikapmu begitu baik dan perhatian, tapi terkadang bisa menjadi begitu dingin. Sebenarnya ada apa? Kalau kau tak memberitahuku, aku tak akan mengerti." - Senja Ariana Putri Ketika persahabatan, cinta, keluarga, penyakit, kebahagiaan, kehilangan bercampur menjadi satu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sunrise Become Sunset (End)✓
  • FORGET ME NOT
  • Cinta Dua Waktu
  • KEPERGIAN SENJA
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • ketika senja menyapa
  • Laut dan Senja (TAMAT)
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • Your Sweet Smile
  • Tanyakan Namaku Pada Senja

Senja dan Fajar apa bisa bersatu? Karena saat Senja datang, Fajar telah hilang. Dan saat Fajar muncul, Senja masih lama akan keluar. Cerita klasik yang sering terjadi. Masalah hati, cinta, perasaan, dan persahabatan. Jika memilih antara sahabat dan cinta, mana yang akan kau pilih? ... Cinta dalam diam, dan tak bisa mengungkapkan perasaan. Rasa yang sama, tapi tak terucapkan sekian lama. Mungkinkah, Fajar yang datang saat mentari beranjak menuju bumi. Bisa berjumpa dengan Senja yang menunggu di peraduan? "A--aku takut," gema suara Senja menatap kepergian dirinya. Fajar hanya bisa diam di tempat menunggu gilirannya datang. Sebuah kisah cinta klasik, Fajar dan Senja yang harus melawan takdir dan karakter diri mereka. Dan harus melawan tangis dan air mata saat perpisahan tiba. Namun, apakah mereka bisa bersama? Tidak semudah membalikkan telapak tangan saja. Senja yang kikuk. Fajar yang terlalu menjaga harga diri. Tidak ada yang berani mengungkapkan isi hati. Ada apa dengan dunia ini? Story by : @aquilarashynh and @Thika_Nao1

More details
WpActionLinkContent Guidelines