KEKAL (END)
Sabian dan Raksa tak punya harta, tak punya orang tua, tak punya keluarga, apalagi punya rumah mewah. Sekedar 'hidup' saja sudah amat berat untuk mereka jalani. Akan tetapi, semesta rupanya tak cukup baik untuk membiarkan salah satu dari mereka untuk bernapas lega.
Pada dasarnya, semesta memang begitu, bukan? Ada segelintir rahasia dan alur menyakitkan yang tak pernah terduga. Mau tidak mau, siap tidak siap, suka tidak suka, semua makhluk di dalamnya harus menerima sesuatu yang kerap disebut 'takdir' itu.