Wishing on a star

Wishing on a star

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 2, 2017
Mungkin, hanya Barsha dan Daniela satu-satunya orang yang selalu bertengkar namun mengaku bersahabat. Mereka berdebat disetiap kesempatan. Ada saja yang mereka debatkan. Mereka mengalami puber bersama-sama. Jatuh cinta bersama-sama. Disaat Barsha sudah Move on dari cinta pertamanya, Daniela masih bertahan menyukai orang itu. Sosok laki-laki yang masih Barsha tak ketahui wujudnya. Daniela tak pernah mengatakannya pada Barsha. Bagaimana mungkin Daniela bisa mengatakannya? Disaat Barsha-lah yang menjadi cinta pertamanya. Dia tak mungkin nekat mengakui perasaannya lalu merusak persahabatannya. Dia tak bisa. Ah, dia takut. Perasaan yang mengatas namakan cinta itu memang merepotkan. Kenapa juga cupid itu memanah cintanya pada Barsha? Yang lebih merepotkannya lagi, setiap saat dia harus menutupinya dari laki-laki yang hampir seluruh hidupnya dihabiskan bersama Daniela. Yang Daniela lakukan bertahun-tahun adalah kencan buta untuk mengenyahkan perasaannya pada laki-laki ajaib bertampang sok keren itu. Tapi sialnya, otaknya selalu aja membanding-bandingkan semua laki-laki itu dengan Barsha-nya, Ugh! Tetapi dari semua usaha yang dilakukannya, Barsha lah yang paling membuatnya repot. Karena laki-laki itu selalu punya cara untuk membuatnya jatuh cinta. Setiap hari.
All Rights Reserved
#199
sosweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Untuk Nala
  • Terlalu rumit
  • My Dilemma [Re-Publish]
  • Friends or Lovers?
  • Love Letters [END]
  • Kamu
  • Sergio | Haechan
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Cegil Komplek [00L]

Katanya, laki-laki dan perempuan tidak akan pernah bisa menjalin hubungan persahabatan. Kenapa? Karena, salah satu dari mereka pasti akan memiliki perasaan yang lebih dari seorang teman. Benar saja, semua itu dialami Pramoedya sejak ia mengenal Arunala si gadis bermata teduh di tahun pertama sejak mereka duduk di bangku SMP kelas VII. Hal ini membuat Pram harus memupuk dan menjaga perasaannya selama bertahun-tahun. Setelah menginjak usia 22 tahun, Pram memberanikan diri menyatakan perasaannya kepada gadis itu. Apa yang terjadi? Bagaimana hubungan mereka ke depannya? Apakah Nala menerima atau malah sebaliknya? START: 15.02.24 FINISH:

More details
WpActionLinkContent Guidelines