"Hujan kau tau? Aku membencimu. Ya, sangat! Aku bahkan tak tau apa salah fatal yang telah ku lakukan terhadapmu, sampai sampai kau merebut Arga ku. Hujan, aku merindukannya. Jika kau tak mampu mengembalikan dia padaku, setidaknya katakan padanya aku merindukannya.."
"Kejora...!" sapaku lembut
Gadis itu menoleh ke arahku "iya, ada apa" jawabnya heran
"Maukah kamu memaafkan aku...?"
Kejora menatap penuh arti "Aku sudah memaafkanmu"
Hatiku mulai bergetar "Kenapa maafku yang terucap dalam dunia maya selalu tak ada jawaban"
"Karena aku malas ama pengecut seperti kamu"