Kecerobohan RINDU /on Going/

Kecerobohan RINDU /on Going/

  • WpView
    Reads 703
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 12, 2017
aku sedang belajar untuk mendamaikannya dengan hati, sebab bagian bernama rindu itu tak bisa kuhindari dalam sekali klik. aku memapah rindu itu bersamaku dalam bayangan dan kenangan, membuatnya begitu ceroboh merebut duniaku yang dahulunya begitu memikat aku bahkan tak bisa menghindarinya saat ia begitu egois memonopoli setiap inci pikiranku, merebut ruang di isi kepalaku, berguyon tentang ketakmampuanku melepasnya aku mengutuknya, tetapi ia semakin asyik mendominasi, mengetuk setiap tingkap hatiku, menerobos dan memasukinya tanpa permisi lalu berdiam di sana tanpa peduli Bukankah rindu lebih kejam dari cinta? Dia mengguruiku dan tersenyum sombong meledekku, dan aku bahkan tak punya kata yang tepat untuk membalasnya. "Cinta bisa kau hentikan, kau ganti dengan benci, ataupun perasaan yang bertolak belakang, tetapi bagaimana dengan aku yang bernama rindu? Aku akan menggerogotimu sampai habis energimu!" Katanya dengan kejam saat aku berusaha memisahkannya dari hidupku. Bisakah kau hentikan saat ia terlalu lama berdiam di hatimu? Merenggut hari-hari santaimu dan merecoki pikiranmu setiap saat? Kecerobohanmu, Rindu!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • jangan percaya seseorang
  • antah-berantah
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • 1098 day without you [END]
  • Rindu Yang Tak Pernah Diam
  • obsesi seorang mantan pacar
  • 𝐃𝐔𝐊𝐀 ✔

Tepat setelah berkelahi cukup sengit dengan teman, aku jatuh ke sungai karena didorong olehnya dan mati tenggelam kehabisan nafas. Bagaikan sebuah keajaiban yang datang di waktu mendesak, cahaya terang kemudian datang begitu menyilaukan mata. Pandanganku yang semula penuh kegelapan mulai terbuka perlahan. Memperlihatkan tempat asing dimana hampir semua barang serta orangnya nampak sangat besar dan kedua tanganku yang terlihat begitu mungil. Awalnya aku kebingungan karna tidak tau apa yang sudah terjadi sampai menyadari kenyataan bahwa aku merasuki tubuh seorang bayi sehingga biasa disebut reinkarnasi. Ternyata aku bereinkarnasi ke dalam novel yang kubuat sendiri dan masuk ke dalam tubuh gadis penjahat. Semua nasib masa depanku bergantung pada hari ini. Aku akan mengubah plot bagaimanapun caranya agar bisa bertahan hidup lebih lama. Demi umur panjang keluarga baruku yang tersayang. Tetapi mengapa plotnya tetap tak mau berubah?! Seberapa keras aku bertindak melenceng dari alur, ceritanya tetap berlanjut seperti semula!! Sialan, ini hal gawat. Apa yang harus kulakukan? Aku harus bertahan hidup!

More details
WpActionLinkContent Guidelines