REMEMBER

REMEMBER

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2017
Waktu berjalan tanpa pernah peduli apa saja yang dilaluinya. Ia tak akan pernah berhenti sekalipun kau tertatih melewati kenangan, terjatuh dan terinjak kenyataan. Dia tak akan mengembalikan yang pergi. Oleh karena itu, sebagai manusia kita hanya perlu belajar ikhlas. Mengikhlaskan yang telah pergi, segala yang telah diambil dari diri kita. Karena memang itulah cara terhebat tuhan untuk membuat kita mengerti. Bahwa harga dari sebuah kedewasaan adalah mengikhlaskan kepergian, menerima yang datang. Sesakit apapun kita menjalaninya. Sekalipun terseok seok kita melewatinya.
All Rights Reserved
#255
putri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rintik Terakhir
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • di akhir perang
  • TRIANGLE
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • ALEYA~~
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines